Sinergi Pemangku Kepentingan dalam Pelestarian Cagar Budaya Melalui Urban Heritage Tourism di Kota Lama Semarang

Authors

  • Assyifa Adiyanti Ambarrukmo Tourism Institute
  • Aditha Agung Prakoso Ambarrukmo Tourism Institute
  • Primantoro Nur Vitrianto Ambarrukmo Tourism Institute

DOI:

https://doi.org/10.31294/khasanah.v16i2.11942

Keywords:

Kota Lama Semarang, pelestarian cagar budaya, Pentahelix, urban heritage tourism, multipemangku kepentingan

Abstract

Pelestarian kawasan cagar budaya di perkotaan memerlukan pendekatan kolaboratif lintas sektor guna menjaga keberlanjutan nilai sejarah, sosial, dan ekonomi. Penelitian ini mengkaji pelestarian Kota Lama Semarang sebagai kawasan heritage melalui pendekatan urban heritage tourism berbasis model Pentahelix yang melibatkan pemerintah, komunitas, akademisi, pelaku bisnis, dan media. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran masing-masing pemangku kepentingan saling terkait secara dinamis: pemerintah sebagai regulator, komunitas sebagai penjaga nilai lokal, akademisi se-bagai penyedia kajian kebijakan, pelaku usaha sebagai penggerak ekonomi kreatif berbasis heritage, dan media sebagai penyebar informasi serta pembentuk opini publik. Sinergi antarpihak terbukti memperkuat pelestarian fisik dan sosial kawasan, meskipun masih dijumpai tantangan berupa lemahnya koordinasi kelembagaan dan partisipasi yang belum merata. Penelitian ini menegaskan bahwa pendekatan kolabo-ratif berbasis Pentahelix berpotensi meningkatkan efektivitas pelestarian cagar bu-daya sekaligus mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan di kawasan Kota Lama Semarang.

References

Beatrice, C., & Hertati, D. (2023). Model Pentahelix dalam Pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Manggarsari. Jurnal Ilmiah Manajemen Publik Dan Kebijakan Sosial, 7(2), 107–123. https://doi.org/10.25139/JMNEGARA.V7I2.6261

Creswell, J. W. (2013). Research Design, Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches - John W. Creswell - SAGE Publications, Inc (2013) (1).

Crosby, B. (1992). Stakeholder Analysis: A Vital Tool for Strategic Managers. In USAID’s Implementing Policy Change Project (Vol. 2).

Fadilah, R. J., Nuraeni, I., Sholeh, I., Noor, A. A., & Karmawati, H. (2023). Stakeholder Management Pada Situs Warisan Budaya. Altasia Jurnal Pariwisata Indonesia, 5(2), 166–173. https://doi.org/10.37253/ALTASIA.V5I2.7849

Farid, M. (Muhammad). (2020). Pelestarian Warisan Sejarah melalui Sinergi Antar-Stakeholder dan Digitalisasi Warisan sebagai Model Pengembangan Pariwisata Banda Naira. Kamboti, 1(1), 44–58. https://doi.org/10.51135/KAMBOTIVOL1ISS1PP44-58

Ginting, N., & Wahid, J. (2015). Exploring Identity’s Aspect of Continuity of Urban Heritage Tourism. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 202, 234–241. https://doi.org/10.1016/J.SBSPRO.2015.08.227

Lak, A., Gheitasi, M., & Timothy, D. J. (2020). Urban regeneration through heritage tourism: cultural policies and strategic management. Journal of Tourism and Cultural Change, 18(4), 386–403. https://doi.org/10.1080/14766825.2019.1668002

Liu, Y., Weaver, D. B., Dupre, K., & Jin, X. (2024). A stakeholder perspective on contested urban heritage and heritage tourism. Journal of Sustainable Tourism, 1–22. https://doi.org/10.1080/09669582.2024.2417233

Meytasari, C., & Tisnawati, E. (2018). The Tourism Element Product Development Of Semarang Old City Based On Attractive Urban Heritage Approach. Arsitektura : Jurnal Ilmiah Arsitektur Dan Lingkungan Binaan, 16(1), 107–118. https://doi.org/10.20961/ARST.V16I1.20432

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: a Method Sourcebook (3rd ed.). SAGE Publication, Inc.

Moleong, L. J. (2019). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). In PT. Remaja Rosda Karya. PT Remaja Rosdakarya. https://doi.org/10.1016/j.carbpol.2013.02.055

Nocca, F. (2017). The Role of Cultural Heritage in Sustainable Development: Multidimensional Indicators as Decision-Making Tool. Sustainability 2017, Vol. 9, Page 1882, 9(10), 1882. https://doi.org/10.3390/SU9101882

Patton, M. Q. (2014). Qualitative research & evaluation methods: Integrating theory and practice. Sage publications.

Peraturan Daerah (Perda) Kota Semarang Nomor 5 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 14 Tahun 2011 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Semarang Tahun 2011-2031, Pub. L. No. 5, Database Peraturan BPK (2021). https://peraturan.bpk.go.id/Details/175985/perda-kota-semarang-no-5-tahun-2021

Permadi, R., Junizar, F., Siregar, N. A. M., & Khadijah, U. L. S. (2021). The Role of Pentahelix Actors for Sawahlunto City to be Deemed a Unesco World Heritage. Journal of Business on Hospitality and Tourism, 7(1), 7–19. https://doi.org/10.22334/JBHOST.V7I1.253

Popescu, L., Nita, A., & Iordache, C. (2020). Place Identity, Urban Tourism and Heritage Interpretation: A Case Study of Craiova, Romania. Journal of Balkan and Near Eastern Studies, 22(4), 494–505. https://doi.org/10.1080/19448953.2020.1775401

Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Bisnis. CV. Alfabeta. Bandung.

Sukmaratri, M. (2018). Kajian Objek Wisata Sejarah Berdasarkan Kelayakan Lanskap Sejarah Di Kota Palembang. Jurnal Planologi, 15(2), 164–179. https://doi.org/10.30659/JPSA.V15I2.3071

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2010 Tentang Cagar Budaya, Pub. L. No. 11, 1 (2010). https://bphn.go.id/data/documents/10uu011.pdf

UNESCO. (2024). UNESCO World Heritage Centre - The World Heritage Convention. https://whc.unesco.org/en/convention/

United Nation. (2024, March 1). Quantifying tourism in city destinations – Towards a better understanding of urban tourism. Quantifying Tourism in City Destinations – Towards a Better Understanding of Urban Tourism; UN Tourism. https://doi.org/10.18111/9789284425341

Wibowo, F. X. S., Pallar, D. C., & Wardani, A. (2023). Managing Local Culture in Tourism Area Based on Perception of Penta Helix. 3–15. https://doi.org/10.2991/978-94-6463-170-8_2

Zhao, L., Li, Y., Zhang, N., & Zhang, Z. (2023). Public policies and conservation plans of historic urban landscapes under the sustainable heritage tourism milieu: discussions on the equilibrium model on Kulangsu Island, UNESCO World Heritage site. Built Heritage, 7(1), 1–20. https://doi.org/10.1186/S43238-023-00086-0/FIGURES/12

Published

2025-09-30