Rancangan Sistem Penggajian Guru Honorer Pada SDN 41 Nanga Tayap

Authors

DOI:

https://doi.org/10.31294/justian.v6i2.9192

Keywords:

Payroll system, Honorary teacher, Accounting information , Digital transformation , Rural school

Abstract

Penelitian ini berfokus pada perancangan sistem informasi akuntansi untuk proses penggajian guru honorer di SDN 41 Nanga Tayap. Latar belakang penelitian ini menyoroti ketidakefisienan dan risiko yang terkait dengan sistem penggajian manual yang saat ini digunakan oleh sekolah, seperti keterlambatan pencatatan, kesalahan perhitungan, dan kurangnya transparansi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan sistem yang lebih efektif, akurat, dan terintegrasi guna mengatasi permasalahan tersebut. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, studi dokumen, dan studi pustaka. Sistem dirancang menggunakan model SDLC (Waterfall) yang terbatas pada tahap analisis dan perancangan, serta divisualisasikan melalui diagram UML yang mencakup use case, sequence, dan activity diagram. Temuan penelitian menunjukkan bahwa sistem yang diusulkan memfasilitasi manajemen data penggajian yang terstruktur, meningkatkan transparansi, dan mendukung akuntabilitas keuangan. Model ini sangat relevan untuk sekolah-sekolah di daerah terpencil yang memiliki keterbatasan infrastruktur digital, dan dapat dijadikan prototipe bagi institusi serupa yang ingin melakukan transformasi digital dalam administrasi penggajian.

References

[1] C. Esterlita, M. N. Dince, and P. L. Lamawitak, “ANALISIS SISTEM AKUNTANSI PENGGAJIAN GURU DAN TENAGA KEPENDIDIKAN ( Studi Kasus SD Katolik 001 Lela 1 ),” vol. 3, pp. 130–148, 2024.

[2] M. Krisdayanti and N. Kustiningsih, “Analisis Sistem Akuntansi Penggajian Dan Pengupahan Pada Pt. X,” Account. Manag. J., vol. 5, no. 2, pp. 36–43, 2021, doi: 10.33086/amj.v5i2.2170.

[3] H. Budiman, E. Yuhandra, and L. I. Taufik, “Perlindungan Hukum Tenaga Honorer Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2005 tentang Pengangkatan Tenaga Honorer Menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil,” Log. J. Multidiscip. Stud., vol. 15, no. 01, pp. 13–24, 2024, doi: 10.25134/logika.v15i01.6499.

[4] P. Megawanti, “Hubungan Budaya Organisasi dan Kepuasan Kerja dengan Komitmen Organisasi Guru Honorer,” Form. J. Ilm. Pendidik. MIPA, vol. 3, no. 1, 2015, doi: 10.30998/formatif.v3i1.111.

[5] H. R. Agustiah, A. A. Ghaisani, and S. Trihantoyo, “Sistem Pengelolaan Penggajian Pendidik Dan Tenaga Kependidikan Di Sd Negeri Babat Jerawat Ii,” J. MADINASIKA Manaj. Pendidik. dan Kegur., vol. 5, no. 2, pp. 106–112, 2024, doi: 10.31949/madinasika.v5i2.8946.

[6] J. Puspita Dewi Wulandari and F. Prasetyo, “Model Rapid Aplication Development Pada Sistem Informasi Akuntansi Penggajian Pt Adc,” J. Inf. Syst. Comput., vol. 3, no. 1, pp. 1–7, 2023, doi: 10.34001/jister.v3i1.652.

[7] S. Sudjiran, M. Saefudin, and S. A. Perdana, “Digital System Ui/Ux Design Management Submission of Agricultural Cost Loans Using Figma Software,” J. Inf. Syst. Informatics Comput., vol. 7, no. 1, p. 74, 2023, doi: 10.52362/jisicom.v7i1.1090.

[8] F. A. Romadhon and Z. M. Nawawi, “Economic Reviews Journal,” Econ. Rev. J., vol. 3, no. 1, pp. 96–108, 2024, doi: 10.56709/mrj.v3i4.468.

[9] Sukamto dan and Shalahuddin(2014:28)., “Rekayasa Perangkat Lunak Terstruktur dan Berorientasi Objek. Bandung: Informatika Bandung,” J. Pilar Nusa Mandiri, vol. 13, no. 28, pp. 193–198, 2014, [Online]. Available: http://ejournal.nusamandiri.ac.id/ejurnal/index.php/pilar/article/view/504

[10] H. Yulianti, “Rancang Bangun Sistem Informasi Pengorderan Air Minum RO dengan Metode Waterfall Integrasi UML di PT Gajah Tunggal Tbk,” J. Inform. Univ. Pamulang, vol. 6, no. 3, pp. 560–569, 2021, [Online]. Available: http://openjournal.unpam.ac.id/index.php/informatika560

Downloads

Published

2025-09-30

How to Cite

Rancangan Sistem Penggajian Guru Honorer Pada SDN 41 Nanga Tayap. (2025). Jurnal Sistem Informasi Akuntansi, 6(2), 136-147. https://doi.org/10.31294/justian.v6i2.9192

Most read articles by the same author(s)