Pengaruh Modal Intelektual dan CEO Gender Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2020-2024
Keywords:
Modal Intelektual, CEO Gender, Kinerja KeuanganAbstract
Seiring dengan perkembangan teknologi perusahaan memerlukan aset non-fisik yang dikenal sebagai modal intelektual. Adapun sasaran utama dari penelitian ini yaitu mengidentifikasi pengaruh modal intelektual (diproksikan dengan metode VAICTM) dan CEO gender (diproksikan dengan dummy) terhadap kinerja keuangan (yang diproksikan menggunakan Retun on Asset) pada perusahaan perbankan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia selama tahun 2020-2024. Metode analisis yang diterapkan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda, dengan serangkaian pengujian meliputi uji data panel, uji asumsi klasik, uji t, uji , serta pembentukan persamaan regresi linier berganda yang diolah dengan software Eviews versi 12 terhadap 11 perusahaan bank kategori buku 3 dan 4, yang menghasilkan total 55 data perusahaan. Hasil temuan ini menemukan bahwa modal intelektual berpengaruh signifikan terhada Return on Asset, sementara gender CEO tidak. Namun secara bersama-sama, keduanya berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan. Hal ini dapat diartikan bahwa optimalisasi modal intelektual menjadi faktor kunci dalam mendorong profitabilitas perbankan pada masa digitalisasi
As technology advances, companies require non-physical assets known as intellectual capital. The primary objective of this study is to identify the influence of intellectual capital (proxied by the VAIC™ method) and CEO gender (proxied by a dummy variable) on financial performance (proxied by Return on Assets) in banking companies listed on the Indonesia Stock Exchange during 2020-2024. The analytical method applied in this study is multiple linear regression, with a series of tests including panel data testing, classical assumption testing, t-tests, χ-tests, and the formation of multiple linear regression equations processed with Eviews software version 12 on 11 banks in the BUKU 3 and 4 categories, resulting in a total of 55 company data sets. The findings indicate that intellectual capital has a significant effect on Return on Assets, while CEO gender does not. However, together, both significantly influence financial performance. This suggests that optimizing intellectual capital is a key factor in driving banking profitability during the digitalization era.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Imelda Rai Pratiwi, Sugiarti, Fitri Rahmiyatun

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




