Implementasi Green Accounting Berbasis AMO Pada Perusahaan Manufaktur Di Jawa Barat

Authors

  • Galih Raspati Universitas Sains
  • Yuyun Yuniati Yuningsih
  • Lis Saumi Ramdhani Universitas Bina Sarana Informatika image/svg+xml
  • Andi Riyanto Universitas Bina Sarana Informatika image/svg+xml

DOI:

https://doi.org/10.31294/justika.v6i1.12751

Keywords:

Green Accounting, Environmental Management Accounting, Ability-Motivation-Opportunity, Manufaktur, Jawa Barat

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi green accounting berbasis kerangka Ability–Motivation–Opportunity (AMO) pada perusahaan manufaktur di Jawa Barat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus tunggal pada PT XYZ, sebuah perusahaan manufaktur tekstil dan garmen yang telah menerapkan pelaporan keberlanjutan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, studi dokumentasi dan observasi non-partisipan, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi green accounting dipengaruhi oleh interaksi tiga dimensi utama AMO. Pada dimensi ability, perusahaan telah melakukan pelatihan terkait pengukuran emisi dan konsumsi energi, namun masih terdapat kesenjangan kompetensi antara aspek teknis lingkungan dan akuntansi finansial. Pada dimensi motivation, implementasi lebih banyak didorong oleh faktor ekstrinsik seperti tekanan regulasi, tuntutan pelanggan global dan kebutuhan akses green financing, sedangkan motivasi intrinsik terkait komitmen keberlanjutan belum sepenuhnya terinternalisasi. Pada dimensi opportunity, dukungan manajemen puncak dan keberadaan Komite ESG menjadi faktor pendorong, tetapi masih terdapat hambatan berupa sistem teknologi yang belum terintegrasi, silo antar departemen, dan keterbatasan infrastruktur monitoring lingkungan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan implementasi green accounting memerlukan keseimbangan antara kemampuan, motivasi dan kesempatan karena kelemahan pada salah satu dimensi dapat menjadi bottleneck yang menghambat efektivitas implementasi. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan kerangka AMO pada konteks akuntansi keberlanjutan serta implikasi praktis bagi perusahaan, regulator dan institusi pendidikan dalam memperkuat implementasi Environmental Management Accounting (EMA).

Downloads

Published

2026-06-18

Issue

Section

Articles