Pengaruh Nilai Berita Dan Kerdebitilitas Media Dalam Akun Instagram @Liputan6.Com Terhadap Pemenuhan Kebutuhan Informasi Followers

Authors

Keywords:

Nilai Berita, Kredbilitas, Instagram, Liputan6.com

Abstract

Perkembangan media sosial telah merevolusi cara masyarakat mengakses informasi dan berinteraksi dengan berita. Media sosial kini menjadi saluran utama dalam penyebaran informasi dan pembentukan opini publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh nilai berita dan kredibilitas media dalam akun Instagram @Liputan6.com terhadap pemenuhan kebutuhan informasi followers. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teori Uses and Gratifications. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai berita dan kredibilitas media memiliki pengaruh signifikan terhadap pemenuhan kebutuhan informasi pengikut akun tersebut. Penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan studi komunikasi digital serta memberikan rekomendasi bagi media untuk meningkatkan kredibilitas dan kualitas konten informatif di media sosial.

Hal tersebut memungkinkan individu biasa untuk menjadi kontributor berita, bukan hanya penerima pasif informasi. Media sosial, salah satunya seperti Instagram, menjadi saluran utama untuk berita yang sering kali didorong oleh kejadian-kejadian yang sedang viral.

Secara keseluruhan, meskipun media sosial membawa banyak keuntungan dalam hal distribusi informasi dan interaksi, ia juga menghadirkan tantangan baru terkait dengan akurasi informasi dan dampaknya terhadap masyarakat. Oleh karena itu, pemahaman tentang peran media sosial dalam masyarakat sangat penting untuk mengoptimalkan manfaatnya sekaligus meminimalkan dampak negatif yang mungkin timbul. (Liputan et al., 2024).

Media sosial menjadi wadah penyebaran hoaks yang paling masif karena sifat media sosial yang memungkinkan penggunanya terhubung tanpa batas waktu, batasan tempat, profil pengguna tertentu dan tanpa batasan informasi tertentu (Febriansyah & Muksin, 2020).

Di era digital yang terus berkembang, media sosial telah menjadi salah satu alat utama dalam komunikasi, terutama bagi media massa. Media sosial bukan hanya digunakan untuk berbagi berita dan informasi, tetapi juga sebagai sarana untuk membangun hubungan dengan audiens.

Namun, peran media sosial dalam penyebaran informasi juga membawa tantangan tersendiri. Salah satunya adalah munculnya informasi yang tidak terverifikasi atau hoaks. Tanpa adanya kontrol yang ketat, berita yang salah atau menyesatkan dapat tersebar dengan cepat, yang dapat mempengaruhi opini publik secara negatif. Oleh karena itu, penting bagi platform media sosial .

 

Media sosial telah menjadi salah satu alat utama dalam komunikasi, terutama bagi media massa. Media sosial bukan hanya digunakan untuk berbagi berita dan informasi, tetapi juga sebagai sarana untuk membangun hubungan dengan audiens. Di Indonesia, Liputan6.com adalah salah satu media online yang cukup dikenal dan memiliki kanal berita yang aktif di berbagai platform media sosial seperti Instagram. (Editor, 2024)

Hal tersebut memungkinkan individu biasa untuk menjadi kontributor berita, bukan hanya penerima pasif informasi. Media sosial, salah satunya seperti Instagram, menjadi saluran utama untuk berita yang sering kali didorong oleh kejadian-kejadian yang sedang viral.

Sumber: wearesocial Tren Pengguna Media Sosial Instagram dalam 2 Tahun Terakhir

Dalam dua Tahun teakhir pengguna Instagram semakin pesat penggunanya. Salah satu platform yang menjadi primadona untuk distribusi berita adalah Instagram, yang kini dimanfaatkan oleh berbagai media online untuk menjangkau khalayak yang lebih luas dan beragam, khususnya generasi muda.

Dalam dua tahun terakhir, pola konsumsi konten di Instagram mengalami pergeseran signifikan. Berdasarkan studi oleh Alhabash et al. (2023), pengguna Instagram semakin tertarik pada konten otentik dan pendek, yang memberikan value informatif, hiburan, atau edukasi dalam durasi singkat. Fenomena ini mencerminkan meningkatnya attention economy, di mana perhatian pengguna menjadi komoditas utama.

Selain itu, penggunaan Instagram sebagai platform personal branding dan self-presentation juga meningkat, khususnya di kalangan Gen Z dan milenial (Papacharissi, 2022).

Instagram bukan hanya menjadi ruang berbagi foto dan video, tetapi juga menjadi saluran penting dalam penyebaran informasi publik. Berdasarkan laporan We Are Social dan Hootsuite (2024), hingga saat ini pengguna Instagram di Indonesia mencapai 104 juta orang, menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan pengguna Instagram terbanyak di dunia.

Salah satu media online yang aktif memanfaatkan Instagram adalah Liputan6.com, yang memiliki lebih dari 3,2 juta pengikut di platform tersebut menurut (Instagram, 2024). Melalui akun resminya, Liputan6.com.

Masalah kredibilitas media online menjadi semakin krusial di tengah maraknya fenomena clickbait, hoaks, dan disinformasi. Berdasarkan laporan Reuters Institute (2023), tingkat kepercayaan masyarakat Indonesia terhadap berita online hanya mencapai 39%, menurun dibanding tahun-tahun sebelumnya. Banyak pengguna merasa bahwa media online terlalu fokus pada kecepatan dan viralitas dibanding akurasi dan kedalaman informasi. Dalam konteks ini, persepsi audiens terhadap media seperti Liputan6.com menjadi penting untuk diteliti, terutama bagaimana mereka menilai kredibilitas media berdasarkan konten yang mereka lihat di Instagram.

Kredibilitas media sangat dipengaruhi oleh cara media menyampaikan informasi, termasuk pilihan visual, bahasa, dan konsistensi pesan. Kredibilitas media mencakup dua dimensi utama, yaitu trustworthiness (dapat dipercaya) dan expertise (keahlian). Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memahami apakah akun Instagram Liputan6.com mampu membentuk persepsi kredibel di mata pengikutnya, serta faktor-faktor komunikasi apa saja yang memengaruhi pembentukan persepsi tersebut.

Di Indonesia, Liputan6.com adalah salah satu media online yang cukup dikenal dan memiliki kanal berita yang aktif di berbagai platform media sosial seperti Instagram. (Editor, 2024)

Karakteristik media sosial yang memungkinkan terjadinya penyebaran hoaks yaitu: (1) Jaringan (Network) antar pengguna. Pengguna media sosial yang saling terhubung (network) dapat menyebarkan informasi tertentu kepada siapa saja meskipun antar pengguna tidak mengenal satu sama lain; (2) Informasi. Informasi yang dikonsumsi oleh para pengguna media sosial adalah informasi yang beragam; (3) Interaksi (Interactivity), para pengguna media sosial merupakan khalayak aktif yang dapat memberikan komentar dan memberikan respons; (4) Konten oleh pengguna (user generated content), pengguna bukan hanya dapat mengkonsumsi namun juga menjadi produsen dari sebuah informasi yang menjadi penting dalam pembuatan dan penyebaran berita hoaks; dan (5) Penyebaran (share/sharing), pengguna media sosial membagikan sekaligus mengembangkan informasi dengan penambahan data atau fakta terbaru kepada pengguna media sosial lainnya (Reitz, 2012). Data We Are Social dan Hootsuite di tahun 2021 menyatakan ada 202,6 juta atau 73,7% dari jumlah populasi di Indonesia menggunakan internet (Kemp, 2021). 

Liputan6.com adalah portal berita daring terkemuka di Indonesia yang didirikan pada Agustus 2000. Awalnya, situs ini berfungsi sebagai saluran online untuk menayangkan ulang berita dari program televisi "Liputan 6" yang disiarkan oleh stasiun televisi SCTV. Seiring dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan akan informasi yang lebih cepat dan beragam, Liputan6.com bertransformasi menjadi portal berita independen yang menyajikan berbagai topik, termasuk politik, ekonomi, olahraga, gaya hidup, teknologi, dan hiburan.

Pada 24 Mei 2012, PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (Emtek), induk perusahaan SCTV, memutuskan untuk memisahkan Liputan6.com dari SCTV dan menjadikannya sebagai perusahaan mandiri di bawah naungan PT Kreatif Media Karya (KMK), yang juga merupakan anak perusahaan Emtek. Langkah ini diambil untuk menyesuaikan dengan perkembangan media digital dan memenuhi kebutuhan audiens yang semakin beragam. Sejak saat itu, Liputan6.com mulai mengembangkan kanal-kanal berita yang lebih spesifik dan interaktif, serta meningkatkan kualitas konten dengan menghadirkan multimedia seperti video, infografik, dan podcast.

Pada 14 Maret 2016, seiring dengan perubahan regulasi dari Dewan Pers, Liputan6.com resmi beroperasi di bawah nama PT Liputan Enam Dot Com, yang merupakan anak perusahaan KMK dengan kepemilikan saham 99,99% oleh PT Elang Mahkota Teknologi Tbk. Pada Februari 2018, PT KapanLagi Dot Com Networks (KLY), yang merupakan grup media digital terbesar di Indonesia, menjadi pemegang saham mayoritas di Liputan6.com setelah merger dengan KMK. KLY juga menaungi berbagai media digital ternama lainnya, seperti Merdeka.com, Bola.com, Brilio.net, dan Fimela.com. (Ramadhan, 2023).

Kredibilitas sebuah media menjadi sangat penting dalam menentukan sejauh mana informasi yang disampaikan dapat dipercaya dan diterima oleh audiens. Kredibilitas ini tidak terlepas dari nilai berita yang dikandung oleh konten yang disajikan. Liputan6.com sebagai media arus utama, kerap menyajikan berita yang memiliki nilai-nilai jurnalistik seperti aktualitas, kedekatan, dampak, konflik, dan unsur human interest yang tinggi. Nilai-nilai berita tersebut menjadi faktor yang mendorong khalayak untuk menganggap informasi yang disampaikan sebagai sesuatu yang penting dan layak dipercaya.

Ketika sebuah media mampu menyajikan informasi dengan nilai berita yang tinggi secara konsisten, maka akan tercipta persepsi kredibilitas media yang kuat di mata audiens. Kredibilitas ini tidak hanya dilihat dari akurasi dan objektivitas isi berita, tetapi juga dari cara penyajian, gaya bahasa, hingga visualisasi konten yang menarik, seperti yang dilakukan Liputan6.com melalui akun Instagram-nya. Kredibilitas yang terbangun inilah yang kemudian memengaruhi sejauh mana media tersebut dapat memenuhi kebutuhan informasi para pengikutnya.

Kebutuhan informasi masyarakat akan terpenuhi jika media yang mereka akses mampu memberikan informasi yang relevan, terpercaya, dan sesuai dengan harapan mereka. Dengan kata lain, ketika khalayak memandang bahwa konten berita yang disajikan oleh akun Instagram Liputan6.com memiliki nilai berita yang tinggi dan media tersebut dianggap kredibel, maka kebutuhan mereka terhadap informasi akan terpenuhi.

Berdasarkan uraian tersebut, menarik untuk diteliti bagaimana nilai berita yang disajikan melalui akun Instagram Liputan6.com berpengaruh terhadap kredibilitas media di mata audiens, serta bagaimana kredibilitas tersebut berdampak pada pemenuhan kebutuhan informasi pengikutnya. Hal ini penting dalam memahami efektivitas komunikasi media online melalui platform sosial dalam era digital saat ini.

 

Media sosial, khususnya Instagram, kini tidak hanya digunakan untuk kepentingan pribadi atau hiburan, tetapi juga telah menjadi salah satu kanal penting dalam penyampaian informasi dan berita oleh media massa daring. Sebagai platform berbasis visual, Instagram menawarkan pendekatan baru dalam penyajian konten berita yang cepat, ringkas, dan menarik secara estetika, yang sesuai dengan karakteristik generasi digital saat ini. (Qadri, 2020)

Dalam konteks media berita daring seperti Liputan6.com, Instagram dimanfaatkan untuk membentuk kanal news yang berfungsi sebagai jembatan komunikasi antara redaksi dan audiens. Melalui fitur seperti feed, stories, dan reels, media dapat menyampaikan informasi aktual secara cepat dan interaktif, sekaligus membangun citra dan identitas visual yang profesional. Fitur-fitur tersebut memungkinkan audiens tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga berinteraksi langsung melalui komentar, berbagi pendapat, atau menyampaikan kritik. Pola komunikasi dua arah ini turut berkontribusi dalam memperkuat kepercayaan dan kredibilitas media di mata publik.

Karakteristik media sosial yang memungkinkan terjadinya penyebaran hoaks yaitu: (1) Jaringan (Network) antar pengguna. Pengguna media sosial yang saling terhubung (network) dapat menyebarkan informasi tertentu kepada siapa saja meskipun antar pengguna tidak mengenal satu sama lain; (2) Informasi. Informasi yang dikonsumsi oleh para pengguna media sosial adalah informasi yang beragam; (3) Interaksi (Interactivity), para pengguna media sosial merupakan khalayak aktif yang dapat memberikan komentar dan memberikan respons; (4) Konten oleh pengguna (user generated content), pengguna bukan hanya dapat mengkonsumsi namun juga menjadi produsen dari sebuah informasi yang menjadi penting dalam pembuatan dan penyebaran berita hoks; dan (5) Penyebaran (share/sharing), pengguna media sosial membagikan sekaligus mengembangkan informasi dengan penambahan data atau fakta terbaru kepada pengguna media sosial lainnya (Reitz, 2012). Data We Are Social dan Hootsuite di tahun 2021 menyatakan ada 202,6 juta atau 73,7% dari jumlah populasi di Indonesia menggunakan internet (Kemp, 2021).

 

Namun, di balik potensi besar tersebut, terdapat pula tantangan serius. Kecepatan penyebaran informasi di Instagram sering kali menuntut media untuk menyampaikan berita secara instan, yang dalam beberapa kasus bisa berdampak pada akurasi dan proses verifikasi. Jika tidak dikelola dengan hati-hati, penyebaran informasi yang belum tervalidasi atau bersifat provokatif dapat merusak kredibilitas media itu sendiri. Oleh karena itu, penting untuk memahami bagaimana peran Instagram sebagai media sosial dimanfaatkan oleh kanal berita dalam menjaga kredibilitas mereka di tengah ekosistem informasi yang serba cepat dan kompetitif (Evanalia, 2022).

According to (Flanagin & Metzger, 2008) Credibility Evaluation Online media’s ability to aggregate information and to connect individuals to one another, for example, provides new potential for determining information credibility and for undermining traditional authorities (Metzger et al., 2010).

Menurut Flanagin dan Metzger (2010) untuk mengukur kredibilitas media menggunakan konsep multidimensionel, berikut adalah kategorisasinya:

  1. Dapat Dipercaya/Terpercaya (Believability/Truthworthiness) Dalam hal ini, Believability/Truthworthiness memiliki arti yang sama yaitu dapat dipercaya karena berasal dari sumber yang tepat dan merupakan fakta.
  2. Akurasi (Accuracy) Tingkat akurasi ini dapat diartikan sebagaimana tingkat ketelitian dan kedisiplinan informasi yang disajikan oleh jurnalis. Dalam akurasi dapat berupa kesesuaian judul dan isi, ketepatan infomasi, kebenaran penulisan dan foto yang mendukung berita tersebut.
  3. Bias Kategori bias ini lebih berkaitan dengan bagaimana sebuah berita dibuat tidak cenderung ke satu pihak alias tidak obyektif. Bisanya kategori bias ini ditemukan pada berita bertemakan politik yang dibuat jurnalis yang bisa saja terjebak dalam keberpikahan salah satu partai atau kubu.
  4. Kelengkapan (Completeness). Terkait kelengkapan suatu berita dalam pemenuhan keseluruhan unsur berita yakni 5W+1H.

Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana media liputan6.com dalam menyampaikan news di postingan agar tetap terjaga kribelitasanya serta dampaknya terhadap keputusan publik yang membaca.

Sejumlah penelitian sebelumnya telah membahas kredibilitas media online, namun sebagian besar masih berfokus pada aspek isi berita atau website utama media tersebut. Belum banyak kajian yang secara khusus meneliti bagaimana akun Instagram media, khususnya Liputan6.com, berkontribusi dalam membentuk persepsi kredibilitas di mata pengikutnya. Padahal, dalam konteks saat ini, akun Instagram sering kali menjadi “wajah pertama” yang dilihat oleh pengguna sebelum mereka mengakses berita secara lebih mendalam.

Kekosongan ini menunjukkan adanya gap penelitian yang perlu diisi, terutama untuk memahami pengaruh strategi komunikasi media sosial terhadap persepsi kredibilitas media online. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengkaji sejauh mana penggunaan akun Instagram Liputan6.com berpengaruh terhadap persepsi kredibilitas media tersebut oleh pengikutnya.

Urgensi pengkajian mengenai pengaruh akun Instagram Liputan6.com terhadap persepsi kredibilitas media online oleh pengikutnya menjadi sangat penting, mengingat dalam era digital saat ini, interaksi audiens dengan media lebih banyak terjadi melalui platform media sosial dibandingkan langsung ke situs utama media; oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis secara sistematis strategi komunikasi yang diterapkan oleh Liputan6.com melalui akun Instagram-nya guna memperkuat persepsi kredibilitas serta menilai bagaimana persepsi tersebut terbentuk dan berkembang di kalangan pengikut akun tersebut.

Signifikansi penelitian ini terletak pada kontribusinya dalam menambah literatur empiris terkait kredibilitas media online melalui pendekatan dengan aspek kepercayaan (believability), akurasi, bias, dan kelengkapan konten—yang selama ini lebih banyak dikaji dari sisi isi berita atau tampilan website utama, sedangkan perkembangan strategi infotainment di media sosial sering kali luput dari perhatian akademik. Hal ini semakin relevan karena akun Instagram, sebagai “wajah pertama” media, memiliki potensi besar dalam membentuk impresi awal dan persepsi publik yang pada akhirnya dapat memengaruhi kepercayaan terhadap media tersebut secara keseluruhan.

Kata Kunci : Media Sosial, Nilai Berita, Kredibilitas Media, Kebutuhan Informasi, Instagram.

Abstract

The development of social media has revolutionized how society accesses information and interacts with news. Social media has now become a major channel for the dissemination of information and the formation of public opinion. This study aims to analyze the influence of news value and media credibility on the Instagram account @Liputan6.com toward fulfilling followers’ information needs. The research employed a quantitative approach based on the Uses and Gratifications theory. The results indicate that both news value and media credibility have a significant influence on followers’ fulfillment of information needs. This research contributes to the development of digital communication studies and provides recommendations for media organizations to enhance credibility and the quality of informative content on social media.

This phenomenon allows ordinary individuals to become contributors to news, not just passive recipients of information. Social media—such as Instagram—has become a primary channel for news, often driven by viral events. Overall, although social media provides many advantages in terms of information distribution and interaction, it also presents new challenges regarding information accuracy and its impact on society. Therefore, understanding the role of social media in society is essential to optimize its benefits while minimizing its potential negative effects (Liputan et al., 2024).

Social media has become the most massive platform for the spread of hoaxes due to its nature, which allows users to connect without time limits, geographic boundaries, or restrictions on shared information (Febriansyah & Muksin, 2020). In the ever-evolving digital era, social media has become one of the main tools of communication, particularly for mass media. It is not only used to share news and information but also to build relationships with audiences.

However, the role of social media in information dissemination also presents challenges, particularly the spread of unverified or false information. Without strict control, misinformation can spread rapidly and negatively influence public opinion. Thus, it is crucial for social media platforms to ensure information credibility.

In Indonesia, Liputan6.com is one of the leading online news portals with an active presence on multiple social media platforms such as Instagram (Editor, 2024). This allows regular users to become news contributors rather than merely passive consumers. Instagram, for example, has become a major news channel often driven by viral events.

According to We Are Social, the number of Instagram users has grown significantly over the past two years, making it a primary platform for news distribution among younger audiences. Recent studies (Alhabash et al., 2023) show that Instagram users increasingly prefer short, authentic content that provides informative, entertaining, or educational value—reflecting the rise of the attention economy, where user attention has become a major commodity.

Moreover, Instagram usage as a tool for personal branding and self-presentation is increasing, particularly among Gen Z and millennials (Papacharissi, 2022). The platform is no longer limited to sharing photos and videos but has also become an important channel for public information dissemination. As of 2024, Instagram has over 104 million users in Indonesia, making it one of the largest user bases globally (We Are Social & Hootsuite, 2024).

Liputan6.com, one of Indonesia’s leading digital media outlets, utilizes Instagram to reach a wider and more diverse audience, especially younger generations. However, the issue of online media credibility has become increasingly critical amid the rise of clickbait, hoaxes, and misinformation. According to the Reuters Institute (2023), public trust in online news in Indonesia stands at only 39%, showing a decline from previous years. Many users believe that online media prioritize speed and virality over accuracy and depth.

Media credibility is shaped by how news outlets present information—including visual choices, language, and message consistency. Credibility consists of two main dimensions: trustworthiness and expertise. This study seeks to understand whether the Instagram account @Liputan6.com successfully builds a credible image among its followers and which communication factors influence that perception.

Liputan6.com, established in August 2000, initially served as an online extension of the “Liputan 6” television program aired by SCTV. Over time, it evolved into an independent digital news portal covering various topics—politics, economy, sports, lifestyle, technology, and entertainment. In 2012, Liputan6.com was restructured under PT Kreatif Media Karya (KMK), a subsidiary of Emtek Group. Later, in 2018, it became part of the KapanLagi Youniverse (KLY), one of Indonesia’s largest digital media networks (Ramadhan, 2023).

Media credibility plays a crucial role in determining the extent to which information is trusted and accepted by audiences. Liputan6.com, as a mainstream media outlet, consistently presents news with high journalistic values such as timeliness, proximity, impact, conflict, and human interest. These elements strengthen the perception of credibility among its audience.             

When a media organization consistently provides high news value, it establishes strong credibility in the eyes of its audience. Credibility is determined not only by accuracy and objectivity but also by presentation style, language, and engaging visuals—as seen in Liputan6.com’s Instagram account. As people’s information needs are met when the media delivers reliable and relevant content, understanding how followers perceive Liputan6.com’s credibility is essential. Therefore, this study analyzes how the news value and media credibility of the Instagram account @Liputan6.com influence followers’ information fulfillment.

Keywords: Social Media, News Value, Media Credibility, Information Needs, Instagram.

References

Aliyah, S. R., Ismail, O. A., Telkom, U., Journalism, C., & Kepercayaan, T. (2024). KREDIBILITAS SUMBER DAN PENGARUH AKUN INSTAGRAM @ HERBYUSS TERHADAP TINGKAT KEPERCAYAAN FOLLOWERS. 9(4), 829–844.

Anshori, K., Binastuti, S., Komunikasi, F. I., & Gunadarma, U. (2024). Pengaruh Konten , Terpaan Media dan Kredibilitas Akun Instagram @ tempodotco terhadap Pemenuhan Kebutuhan Informasi Politik Followers. 4.

Balaka, M. Y. (2022). Metode penelitian Kuantitatif. Metodologi Penelitian Pendidikan Kualitatif, 1, 130.

Boy, J. D., & Uitermark, J. (2016). How to study the city on instagram. PLoS ONE, 11(6), 1–16. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0158161

Dianto, W., Nisa, H. U., & Kurniawan, P. Y. (2022). Pengaruh Berita Online Clickbait Terhadap Minat Baca Peserta Didik SMKN 1 Kersana. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 5(3), 248–253.

Editor, P. (2024). Suara.com. x, 23–41.

Evanalia, S. (2022). Peran Jurnalisme Media Sosial dalam Mewujudkan Demokrasi Indonesia di Era Post Truth. Jurnal Adhyasta Pemilu, 5(1), 32–43. https://doi.org/10.55108/jap.v5i1.86

Febrianti, F. (2023). Pengaruh Aplikasi TIX.ID Terhadap Keputusan Pembelian Tiket Bioskop Oleh Mahasiswa UIN Suska Riau (Issue 5634).

Fitria, B. F. M., & Candrasari, Y. (2023). Analisis Wacana Kritis dalam Pemberitaan Liputan6.com tentang #PercumaLaporPolisi Periode Oktober 2021. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(6), 3798–3806. https://doi.org/10.54371/jiip.v6i6.2230

Haqqu, R. (2020). Uji Uses and Gratifications dalam Intensitas Menonton Program Talk Show Melalui Televisi. CoverAge: Journal of Strategic Communication, 10(2), 11–18. https://doi.org/10.35814/coverage.v10i2.1378

Hendarsih, V. G., & Banowo, E. (2023). Pengaruh Terpaan dan Kredibilitas Instagram @Netflixid Terhadap Pemenuhan Kebutuhan Informasi Trailer Film Bagi Followers. Jurnal Komunikasi Nusantara, 5(1), 102–113. https://doi.org/10.33366/jkn.v5i1.228

Ismandianto, I., Wahidar, T. I., & Devitriana, N. (2022). Nilai Berita Pada Pemberitaan Bisnis Portal Bertuahpos.Com. Medium, 9(2), 136–147. https://doi.org/10.25299/medium.2021.vol9(2).7911

Karunia H, H., Ashri, N., & Irwansyah, I. (2021). Fenomena Penggunaan Media Sosial : Studi Pada Teori Uses and Gratification. Jurnal Teknologi Dan Sistem Informasi Bisnis, 3(1), 92–104. https://doi.org/10.47233/jteksis.v3i1.187

Liputan, I., Kajian, C. O. M., & Jurnalistik, S. (2024). FAKTOR PENYEBAB PERUBAHAN MAKNA DALAM MEDIA ELEKTRONIK.

Majdina, N. I., Pratikno, B., & Tripena, A. (2024). Penentuan Ukuran Sampel Menggunakan Rumus Bernoulli Dan Slovin: Konsep Dan Aplikasinya. Jurnal Ilmiah Matematika Dan Pendidikan Matematika, 16(1), 73. https://doi.org/10.20884/1.jmp.2024.16.1.11230

Masitoh, S., Nursanta, E., & Wulandari, C. (2022). Pengaruh Nilai Berita dan Kredibilitas Media Akun Instagram @Kompascom Terhadap Pemenuhan Kebutuhan Informasi Followers. Jurnal Ilmu Komunikasi, 12(1), 31–41.

Metzger, M. J., Flanagin, A. J., & Medders, R. B. (2010). Social and heuristic approaches to credibility evaluation online. Journal of Communication, 60(3), 413–439. https://doi.org/10.1111/j.1460-2466.2010.01488.x

Negri, I., Kasim, S., Kredibilitas, A., Informasi, A., & Disrupsi, E. (2025). MENINGKATKAN KREDIBILITAS MEDIA DI INDONESIA DALAM ERA DISRUPSI INFORMASI : STRATEGI MENGHADAPI MISINFORMASI. 10(1), 249–258.

Puspita, N. A. (2022). Efektivitas Media Sosial Akun Instagram @detikcom dalam Pemenuhan Kebutuhan Informasi. Jurnal PIKMA : Publikasi Ilmu Komunikasi Media Dan Cinema, 4(2), 112–117. https://doi.org/10.24076/pikma.v4i2.588

Qadri, M. (2020). Pengaruh Media Sosial Dalam Membangun Opini Publik. Qaumiyyah: Jurnal Hukum Tata Negara, 1(1), 49–63. https://doi.org/10.24239/qaumiyyah.v1i1.4

Ramadhan, A. K. (2023). Kredibilitas Pemberitaan Politik Pada Media Online Republika.Co.Id.

Renny, R., & Mu’arifah, A. (2024). Pengaruh Media Sosial Dan Kualitas Informasi Instagram @Pinterpolitik Terhadap Kebutuhan Informasi Politik Generasi Z. Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 3(03), 136–145. https://doi.org/10.56127/jukim.v3i03.1539

Ritonga, N. D. A., & Mazdalifah. (2023). Fenomena Freelance Content Writer di Industri Media Online (Studi Kasus Prinsip Jurnalistik dan Nilai Berita Community Writer di IDN Times). CONTENT: Journal of Communication Studies, 1(01), 09–16. https://doi.org/10.32734/cjcs.v1i01.11641

Rosita, E., Hidayat, W., & Yuliani, W. (2021). Uji Validitas Dan Reliabilitas Kuesioner Perilaku Prososial. FOKUS (Kajian Bimbingan & Konseling Dalam Pendidikan), 4(4), 279. https://doi.org/10.22460/fokus.v4i4.7413

Sunan Kalijaga Yogyakarta, U. (2021). Model perilaku pencarian informasi dalam memenuhi kebutuhan informasi: Kajian literatur 1Fahrun Nisak Alhusna, 2Siti Masruroh. Indonesian Journal of Academic Librarianship, 5(1), 19–28.

Sutrisno, A. P., & Mayangsari, I. D. (2022). Pengaruh Penggunaan Media Sosial Instagram @Humasbdg Terhadap Pemenuhan Kebutuhan Informasi Followers. Jurnal Common, 5(2), 118–133. https://doi.org/10.34010/common.v5i2.5143

Ummah, M. S. (2019). No 主観的健康感を中心とした在宅高齢者における 健康関連指標に関する共分散構造分析Title. In Sustainability (Switzerland) (Vol. 11, Issue 1).

Wicaksana, D. agung. (2023). Pengaruh Instagram @Detikcom Terhadap Pemenuhan Kebutuhan Informasi Followers. Eastasouth Journal of Positive Community Services, 1(02), 55–76. https://doi.org/10.58812/ejpcs.v1i02.60

Downloads

Published

2025-10-17

Issue

Section

Articles

How to Cite

Pengaruh Nilai Berita Dan Kerdebitilitas Media Dalam Akun Instagram @Liputan6.Com Terhadap Pemenuhan Kebutuhan Informasi Followers. (2025). Media Komunikasi Efektif, 2(2). https://jurnal.bsi.ac.id/index.php/mke/article/view/10230