PENGEMBANGAN PROSES BISNIS DISTRIBUSI BEBAN AJAR DENGAN PENDEKATAN LEAN SIX SIGMA DAN RAPID APPLICATION DEVELOPMENT

Authors

  • Rudy Tandra Politeknik Negeri Pontianak
  • Zulkifli Politeknik Negeri Pontianak
  • Muhammad Habibie Politeknik Negeri Pontianak

DOI:

https://doi.org/10.31294/jki.v13i2.11135

Keywords:

distribusi beban ajar, Lean Six Sigma, pengembangan proses bisnis, Rapid Application Development

Abstract

Distribusi beban ajar merupakan agenda yang dilakukan 4 Program Studi Jurusan Administrasi Bisnis setiap semesternya. Koordinator Program Studi diharuskan mempertimbangkan faktor kecukupan rasio jumlah dosen kualifikasi S3 terhadap jumlah dosen tetap yang mengajar Program Studi dalam 1 (satu) tahun akademik penuh. Faktor kecukupan tersebut menjadi hal yang penting karena merupakan salah satu komponen penilaian pemeringkatan atau akreditasi Program Studi. Hingga saat ini, Koordinator Program Studi sudah menggunakan aplikasi Excel untuk menyusun pendistribusian beban ajar. Namun, perbedaan kemahiran penggunaan Excel berdampak pada perhitungan kecukupan rasio yang dilakukan secara manual, berulang, dan berpotensi miskalkulasi. Hal ini pula pada akhirnya menjadikan durasi waktu penyelesaian pendistribusian beban ajar menjadi beragam dan kurang efisien. Kekurangefisienan proses bisnis distribusi beban ajar semakin bertambah dengan adanya proses perekapan distribusi beban ajar seluruh Program Studi oleh Sekretaris Jurusan. Perbedaan tampilan dan struktur data hasil distribusi beban ajar tiap Koordinator Program Studi menyebabkan Sekretaris Jurusan harus melakukan penyamaan struktur data setiap kali melakukan perekapan. Sebagai upaya penyelesaian permasalahan distribusi beban ajar yang kurang efisien dari segi waktu dan berpotensi miskalkulasi pada salah satu komponen penilaian akreditasi, penelitian ini bertujuan mengembangkan proses bisnis distribusi beban ajar yang lebih efisien dengan pendekatan Lean Six Sigma (LSS) sebagai metode utama penelitian, dan pendekatan Rapid Application Development (RAD) untuk solusi aplikatif berupa purwarupa. Pengembangan proses bisnis distribusi beban ajar dengan pendekatan LSS tersebut, berhasil dilakukan. Kesediaan penggunaan purwarupa sebagai pemicu keberlanjutan pengembangan atau perbaikan proses bisnis distribusi beban ajar, ditunjukkan pula melalui nilai SEQ yang mencapai angka 6 atau sangat mudah digunakan.

Author Biographies

  • Zulkifli, Politeknik Negeri Pontianak

    Program Studi Pengelolaan Usaha Rekreasi, Jurusan Administrasi Bisnis

  • Muhammad Habibie, Politeknik Negeri Pontianak

    Program Studi Pengelolaan Usaha Rekreasi, Jurusan Administrasi Bisnis

Downloads

Published

2025-12-30