SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN STUNTING MENGGUNAKAN METODE TOPSIS DAN VISUALISASI DENGAN WEBGIS
DOI:
https://doi.org/10.31294/jki.v12i2.11127Keywords:
1.000 hpk, sistem pendukung keputusan, stunting, topsis, webgisAbstract
Stunting pada balita disebabkan oleh kekurangan gizi dan infeksi berulang,
menjadi masalah serius terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan (HPK).
Kabupaten Kubu Raya di Kalimantan Barat memiliki prevalensi stunting yang
tinggi dari 40,3% pada tahun 2021, menurun menjadi 27,6% pada tahun
2022, dan 25,4% pada tahun 2023. Pemerintah Indonesia menargetkan
penurunan stunting hingga 14% pada tahun 2024, sesuai dengan tujuan
pembangunan berkelanjutan (SDG) ke-2 yaitu mengakhiri kelaparan dan
tujuan pembangunan berkelanjutan. Untuk mendukung target tersebut,
dikembangkan sistem pendukung keputusan (SPK), menggunakan metode
TOPSIS dengan visualisasi webgis untuk menentukan status stunting balita di
Kubu Raya. Metode TOPSIS dipilih karena kemampuannya dalam menentukan
solusi optimal berdasarkan kedekatan dengan solusi ideal. SPK ini dirancang
untuk membantu analisis data dan penentuan prioritas berdasarkan kriteria
yang relevan, sedangkan webgis memberikan visualisasi sebaran geografis
stunting. Hasil aplikasi menunjukkan bahwa balita dengan nilai preferensi
<0,60 dikategorikan sebagai stunting sedangkan >0,60 dikategorikan sebagai
normal. Aplikasi ini diharapkan dapat membantu para pemangku
kepentingan dalam mengambil keputusan yang lebih efektif untuk
mengurangi stunting di Kubu Raya.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Erni Diah Susanti, Syarifah Putri Agustini Alkadri, Rachmat Wahid Saleh Insani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




