PENENTUAN PRIORITAS PENANGANAN JALAN DI KABUPATEN LANDAK MENGGUNAKAN METODE AHP DAN SAW
DOI:
https://doi.org/10.31294/jki.v13i2.10496Keywords:
Analytic Hierarchy Process, Penanganan Jalan, Prioritas, Simple Addtive WeightingAbstract
Jalan merupakan infrastruktur vital yang berperan sebagai tulang punggung pembangunan ekonomi dan sosial daerah. Keterbatasan anggaran menyebabkan banyak ruas jalan berpermukaan kerikil dan tanah, sehingga menurunkan produktivitas dan menghambat pertumbuhan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan metode Analytic Hierarchy Process (AHP) dan Simple Additive Weighting (SAW) ke dalam sistem pendukung keputusan berbasis web yang berfungsi sebagai alat bantu dalam menentukan prioritas penanganan jalan di Kabupaten Landak . Metode AHP dan SAW digunakan untuk menghitung peringkat alternatif berdasarkan kriteria bobot yaitu jenis permukaan, kondisi jalan, dan fungsi jalan beserta 16 subkriteria turunannya. Hasil penelitian menunjukkan sistem yang dikembangkan mampu mengidentifikasi 5 ruas jalan prioritas tertinggi dari 94 alternatif yaitu Tubang Raeng – Sekais (0,576), Engkanyar – Tenguwe (0,408), Kuala Behe – Engkanyar (0,350), Meranti – Parek (0,272), dan Ngabang (Amboyo Inti) – Nahaya (0,266). Selain itu, pengukuran akurasi menunjukkan perhitungan sistem 100% valid dengan kesesuaian penuh terhadap perhitungan manual, sedangkan perbedaan nilai hanya akibat pembulatan matematis. Pengujian blackbox membuktikan seluruh fitur sistem berjalan sesuai spesifikasi dan kebutuhan pengguna.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Ya' Muhammad Nazar, Syarifah Putri Agustini Alkadri, Menur Wahyu Pangestika

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




