SISTEM PENDETEKSI SKALA KERUSAKAN HUTAN MENGGUNAKAN METODE FORWARD CHAINING DAN CERTAINTY FACTOR
DOI:
https://doi.org/10.31294/jki.v12i2.10293Keywords:
Sistem Pakar, Forward Chaining, Certainty factor, Kerusakan Hutan,Pendeteksi, HasilAbstract
Hutan merupakan suatu ekosistem yang kaya akan keanekaragaman hayati
dan menjadi habitat bagi banyak mahluk hidup. Namun, kerusakan hutan
akibat aktivitas manusia seperti kebakaran, penambangan, dan jenis – jenis
aktivitas lainya yang membuat kondisi hutan rusak menjadi perhatian serius.
Hutan di Desa Sungai Besar, Kecamatan Matan Hilir Selatan, Kabupaten
Ketapang, mengalami penurunan luasan yang signifikan akibat aktivitas
manusia terhitung dari tahun 2021 hingga 2023. penelitian ini
mengembangkan Sistem Pakar Pendeteksi Skala Kerusakan Hutan
menggunakan metode Forward Chaining dan Certainty factor untuk
membantu Lembaga Pengelola Hutan Desa Sungai Besar dalam menampilkan
informasi kerusakan hutan berdasarkan gejala – gejala yang ditemukan.
Metode Forward Chaining digunakan untuk pencarian data kerusakan,
sementara Certainty factor digunakan untuk mencapai kepastian dalam
diagnosis kerusakan terjadi pada hutan. Sistem ini memproses gejala
kerusakan hutan dan menghasilkan diagnosis yang akurat dengan tingkat
kepercayaan tertentu, sehingga hasil uji klinis menunjukan akurasi sebesar
85,71%. Meskipun efisien dan cepat, sistem ini memerlukan basis data yang
lengkap serta adaptasi terhadap perubahan kondisi lingkungan hutan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Aji Riandi Kurniawan, Syarifah Putri Agustini Alkadri, Istikoma Istikoma

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




