PENGEMBANGAN GLOSARIUM DIGITAL BERBASIS ANDROID MATA PELAJARAN INFORMATIKA
DOI:
https://doi.org/10.31294/khatulistiwa.v13i1.10225Keywords:
Glosarium Digital, Informatika, ADDIEAbstract
Mata pelajaran Informatika sering kali menggunakan istilah teknis dan asing yang sulit dipahami siswa. Hal ini menjadi latar belakang pengembangan media glosarium digital berbasis Android untuk membantu pemahaman siswa terhadap istilah-istilah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi kelayakan serta tanggapan pengguna terhadap media glosarium digital untuk mata pelajaran Informatika. Metode pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE yang terdiri atas lima tahap: analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Validasi dilakukan oleh ahli desain, ahli media, dan ahli materi, sedangkan tanggapan siswa diperoleh melalui kuesioner dengan skala Likert. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil validasi menunjukkan bahwa media memperoleh skor rata-rata 4,76 dari ahli desain, 4,56 dari ahli media, dan 4,50 dari ahli materi, semuanya dalam kategori sangat layak. Tanggapan siswa menunjukkan skor rata-rata 4,49, yang termasuk dalam kategori sangat baik. Kesimpulannya, media glosarium digital berbasis Android dinilai sangat layak dan mendapat respons positif dari siswa, sehingga efektif digunakan sebagai alat bantu dalam pembelajaran Informatika.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 JKI - Jurnal Khatulistiwa Informatika

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




