Peran Influencer dalam Pembentukan Persesepsi Politik di Media Sosial X: Analisis Two-Step Flow pada Kasus Fedi Nuril dalam Pilpres 2024

Authors

DOI:

https://doi.org/10.31294/jkom.v16i2.12197

Keywords:

Influencer, Komunikasi Politik, Media sosial, Persepsi Politik, Pilpres 2024

Abstract

Perkembangan media sosial telah mengubah cara komunikasi politik dari satu arah menjadi interaktif, memunculkan figur-figur non-formal seperti influencer sebagai aktor utama dalam pembentukan opini publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Fedi Nuril sebagai influencer dalam membentuk persepsi politik publik selama masa kampanye Pilpres 2024 di platform X (dulu Twitter). Dengan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui analisis isi unggahan Fedi Nuril. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Fedi Nuril memainkan peran sebagai opinion leader dalam kerangka teori Two-Step Flow of Communication. Dia menggunakan simbol-simbol bahasa yang bersifat konotatif, sarkastik, dan ambiguitas yang mudah dikenali konteksnya untuk membangun kritik politik yang tersebar luas di ruang digital. Respons pengikut menunjukkan keterlibatan aktif dalam diskursus politik, meskipun interaksi tersebut tidak selalu menghasilkan kualitas argumentasi yang tinggi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengaruh influencer sangat nyata dalam membentuk persepsi politik, namun efektivitas dan dampaknya sangat bergantung pada kualitas narasi, karakter audiens, dan ekosistem digital yang mendukung literasi politik. Diperlukan regulasi dan kesadaran etis agar komunikasi politik digital dapat berlangsung secara bertanggung jawab dan inklusif.

References

Arighi, M. F., Yasar, M. M. B., Falah, S. N., Ramdhan, R. M., & Septiadi, A. (2024). Peran influencer terhadap pemilihan presiden pada pemilihan umum tahun 2024. Journal of Law Administration and Social Science, 4(5), 981–995. https://doi.org/10.54957/jolas.v4i5.956

Dafrizal, D., Mastanora, R., Andriani, Y., Armadila, A., & Alfriani, R. D. (2025). Influencers and politics: Their role as political communications in the digital age. International Journal of Multidisciplinary Research of Higher Education (IJMURHICA), 8(1), 107–115. https://ijmurhica.ppj.unp.ac.id/index.php/ijmurhica

Gaspersz, R., Pelamonia, M., Izaak, D., & Yoris, J. (2024). Peran influencer media sosial dalam membentuk opini publik: Systematic literature review pada studi kasus di Indonesia. Jurnal BADATI Ilmu Sosial & Humaniora, 6(2), 253–266.

Hasfi, N. (2019). Komunikasi politik di era digital. Politika: Jurnal Ilmu Politik, 10(1), 93–104. https://doi.org/10.14710/politika.10.1.2019.93-104

Nguyen, T. T., & Nguyen, D. K. (2024). Application of the two-step flow theory in university admission communication campaigns in Vietnam's digital era. Thu Dau Mot University Journal of Science, 6(4), 547–562. https://doi.org/10.37550/tdmu.EJS/2024.04.603

Nofiard, F. (2022). Komunikasi politik digital di Indonesia. Al-Hiwar: Jurnal Ilmu dan Teknik Dakwah, 10(2), 31–40. https://doi.org/10.18592/al-hiwar.v10i2.7548

Ramdhan, M. (2021). Metode penelitian. Cipta Media Nusantara.

Rizqullah, F. D. B., & Mubarok, F. S. (2025). Pengaruh Influencer Najwa Shihab dan FOMOI di Instagram Terhadap Opini Publik(Studi Kasus pada Postingan Peringatan Darurat Garuda Biru. indojurnal.com. https://doi.org/10.63822/3zjg7g31

Revolusi, P. R. (2024). Persepsi publik dan media sosial dalam kampanye digital Pilpres 2024. Jurnal Komunikasi dan Bahasa, 5(1), 32–44. https://doi.org/10.22146/jsp.31835

Saragih, J., Purba, M., Manik, M., Aulia, N. D., Wulandari, W., & Sihaloha, O. A. (2024). Peran influencer Instagram dalam membentuk opini publik dan partisipasi politik. Journal Education and Government Wiyata, 2(4), 396–406. https://journal.wiyatapublisher.or.id/index.php/e-gov

Sartika, E. (2014). Analisis isi kualitatif pesan moral dalam film berjudul “Kita Versus Korupsi”. eJournal Ilmu Komunikasi, 2(2), 63–77. https://ejournal.ilkom.fisip-unmul.ac.id

Sobur, A. (2017). Analisis teks media. Remaja Rosdakarya.

Sobur, A. (2017). Semiotika komunikasi. Rekaja Rosdakarya.

Vinanda, R. A., & Lokita, R. a. M. (2024). Influencer Politik dan Penggiringan Opini Publik Isu Fufufafa di Media Sosial X. Kinesik, 11(3), 366–382. https://doi.org/10.22487/ejk.v11i3.1599

Wati, I. (2021). Pengaruh komunikasi massa terhadap khalayak. Jurnal Prosiding Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Dharmawangsa, 1, 9–17.

Zubaida, R. (2021). Media massa vs media sosial: Konstruksi realitas perempuan. Jurnal Indonesia Sosial Sains, 2(4), 580–586. http://jiss.publikasiindonesia.id/

Downloads

Published

01-03-2026

How to Cite

Peran Influencer dalam Pembentukan Persesepsi Politik di Media Sosial X: Analisis Two-Step Flow pada Kasus Fedi Nuril dalam Pilpres 2024. (2026). Jurnal Komunikasi, 16(2), 127-134. https://doi.org/10.31294/jkom.v16i2.12197