Panduan Penulisan
Pedoman ini disusun berdasarkan template resmi Jurnal Administrasi Bisnis. Penulis wajib menggunakan template jurnal dan mengikuti ketentuan berikut.
1. Ketentuan Umum
Naskah harus:
- Disiapkan menggunakan Microsoft Word.
- Menggunakan bahasa akademik yang jelas dan konsisten.
- Memiliki panjang maksimal 10 halaman.
- Mengikuti format template resmi jurnal.
- Menyajikan hasil penelitian secara jelas, spesifik, dan didukung data.
2. Format Halaman
Gunakan pengaturan berikut:
- Ukuran kertas: A4, 21 × 29,7 cm
- Tata letak: Dua kolom
- Jarak antar kolom: 1 cm
- Font utama: Times New Roman
- Ukuran font: 10 pt
- Spasi: 1,0
- Margin kiri: 3 cm
- Margin atas: 3 cm
- Margin kanan: 2 cm
- Margin bawah: 2 cm
- Jarak setelah paragraf: 10 pt
- Tidak menggunakan first line indent
3. Judul Artikel
Judul artikel harus:
- Singkat, jelas, dan spesifik.
- Mewakili masalah, metode, dan tujuan penelitian.
- Maksimal tiga baris.
- Maksimal 16 kata, baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris.
- Menggunakan Times New Roman, 14 pt, tebal, dan rata tengah.
- Ditulis dengan format Capitalize Each Word.
Hindari judul yang terlalu umum atau tidak menggambarkan isi penelitian secara tepat.
4. Informasi Penulis
Informasi penulis ditulis di bawah judul dan harus mencantumkan:
- Nama lengkap setiap penulis
- Program studi
- Institusi atau afiliasi
- Alamat institusi
- Alamat email setiap penulis
Gunakan nomor penanda untuk menghubungkan nama penulis dengan afiliasi dan alamat emailnya.
5. Abstrak
Naskah harus memuat abstrak dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.
Setiap abstrak harus:
- Ditulis dalam satu paragraf.
- Memiliki panjang maksimal 200 kata.
- Menggunakan Times New Roman, 10 pt.
- Menjelaskan penelitian yang dilakukan.
- Menyampaikan temuan utama penelitian.
- Tidak memuat uraian yang terlalu panjang.
- Tidak menggunakan sitasi atau kutipan.
Abstrak bahasa Inggris ditulis dengan huruf miring.
6. Kata Kunci
Cantumkan maksimal lima kata kunci.
Kata kunci harus:
- Relevan dengan topik penelitian.
- Mewakili konsep utama artikel.
- Sebaiknya tidak sama persis dengan kata-kata dalam judul.
Contoh:
Kata kunci: administrasi bisnis, pelayanan, kepuasan pelanggan
7. Struktur Naskah
Naskah mengikuti struktur berikut:
- Pendahuluan
- Metode Penelitian
- Hasil dan Pembahasan
- Kesimpulan dan Saran
- Referensi
8. Pendahuluan
Bagian Pendahuluan harus menjelaskan:
- Latar belakang penelitian
- Permasalahan yang ingin diselesaikan
- Solusi yang telah ditawarkan oleh penelitian sebelumnya
- Kelebihan dan kekurangan solusi sebelumnya
- Pendekatan yang ditawarkan dalam penelitian
- Kebaruan penelitian
- Hipotesis, apabila digunakan
- Tujuan penelitian
Hipotesis dan tujuan penelitian harus ditulis secara jelas pada bagian akhir Pendahuluan.
Tinjauan pustaka dapat dimasukkan ke dalam Pendahuluan untuk menjelaskan perbedaan penelitian ini dengan penelitian sebelumnya.
9. Metode Penelitian
Bagian Metode Penelitian harus menjelaskan bagaimana penelitian dilakukan secara teknis dan sistematis.
Bagian ini dapat mencakup:
- Desain penelitian
- Objek atau subjek penelitian
- Populasi dan sampel
- Sumber data
- Teknik pengumpulan data
- Instrumen penelitian
- Tahapan penelitian
- Teknik analisis data
- Prosedur pengujian
Metode harus dijelaskan dengan jelas agar dapat dipahami dan diterapkan kembali oleh peneliti lain. Gunakan sitasi apabila metode atau prosedur berasal dari sumber tertentu.
10. Hasil dan Pembahasan
Bagian ini harus menyajikan temuan penelitian secara ringkas, jelas, dan spesifik.
Penulis harus:
- Menampilkan hasil yang benar-benar diperoleh dari penelitian.
- Menyajikan data dalam urutan yang logis.
- Menyesuaikan urutan pembahasan dengan tahapan pada metode penelitian.
- Menjelaskan makna dari hasil yang diperoleh.
- Membandingkan hasil dengan penelitian sebelumnya apabila relevan.
- Menggunakan penelitian lain sebagai pendukung, bukan sebagai pengganti hasil penelitian sendiri.
- Menghindari klaim yang tidak didukung oleh data.
Hindari pernyataan umum seperti:
“Aplikasi ini sangat bermanfaat bagi karyawan.”
Gunakan pernyataan yang lebih terukur, misalnya:
“Berdasarkan pengujian terhadap 20 karyawan, sebanyak 85% responden menyatakan bahwa aplikasi membantu proses kerja.”
Pernyataan spekulatif diperbolehkan apabila didasarkan pada fakta dan hasil penelitian.
11. Subbagian
Subbagian dapat digunakan untuk membuat pembahasan lebih terstruktur.
Contoh:
3.1 Judul Subbagian
3.2 Judul Subbagian
A. Judul Sub-subbagian
Isi setiap sub-subbagian harus ditulis dalam bentuk paragraf dan minimal terdiri atas dua kalimat.
12. Tabel
Ketentuan tabel:
- Gunakan Times New Roman, 9 pt.
- Nomor dan nama tabel ditempatkan di atas tabel.
- Gunakan penomoran berurutan, seperti Tabel 1, Tabel 2, dan seterusnya.
- Cantumkan sumber di bawah tabel.
Format sumber:
Sumber: (Nama Belakang, Tahun)
Singkatan yang digunakan dalam tabel harus dijelaskan di bawah tabel dan ditulis dengan huruf miring.
13. Gambar
Ketentuan gambar:
- Gambar harus jelas dan mudah dibaca.
- Nomor dan judul gambar ditempatkan di bawah gambar.
- Gunakan penomoran berurutan.
Contoh:
Gambar 1. Contoh Gambar Hasil Penelitian
Cantumkan sumber gambar menggunakan format:
Sumber: (Nama Belakang, Tahun)
Setiap gambar harus disebutkan dan dijelaskan dalam isi artikel.
14. Kesimpulan dan Saran
Bagian ini harus:
- Menjawab tujuan penelitian.
- Menjelaskan kesimpulan utama berdasarkan hasil penelitian.
- Tidak sekadar mengulang abstrak.
- Tidak hanya menyalin kembali hasil penelitian.
- Menjelaskan alasan ilmiah mengapa hasil penelitian penting.
- Menyampaikan kemungkinan penerapan atau pengembangan hasil penelitian.
- Memberikan saran untuk penelitian selanjutnya apabila diperlukan.
Kesimpulan dan saran ditulis dalam bentuk paragraf.
15. Kutipan dan Referensi
Kutipan dan daftar referensi harus menggunakan APA Style.
Penulis harus:
- Menggunakan minimal 15 referensi.
- Menggunakan sumber yang diterbitkan dalam 10 tahun terakhir.
- Mengutamakan jurnal internasional, jurnal nasional terakreditasi, dan buku ilmiah.
- Menggunakan sumber yang relevan dan terbaru.
- Menghindari sumber dari website apabila tersedia sumber akademik yang lebih kuat.
- Menyusun daftar referensi berdasarkan urutan alfabet nama penulis, dari A sampai Z.
- Tidak mengelompokkan referensi berdasarkan jenis sumber.
- Memastikan setiap sumber yang dikutip tercantum dalam daftar referensi.
- Menggunakan aplikasi pengelola referensi seperti Mendeley.
Contoh Referensi APA
Paramita, A., Mustika, F. A., & Farkhatin, N. (2017). Aplikasi sistem pendukung keputusan guru terbaik berdasarkan kinerja dengan metode analytical hierarchy process (AHP). TEKNOSI, 3(1), 1–8.




