Pelatihan Public Speaking bagi Guru Project Kreatif dan Kewirausahaan (PKK) Sekolah Menengah Kejuruan SMKN 1 Negara Batin
DOI:
https://doi.org/10.31294/abdikom.v6i1.11083Keywords:
Public Speaking, Guru PKK, Keterampilan Komunikasi, Bahasa Indonesia, Bahasa InggrisAbstract
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan public speaking guru Project Kreatif dan Kewirausahaan (PKK) di SMKN 1 Negara Batin, yang merupakan kompetensi penting dalam mendukung proses pembelajaran kreatif dan kewirausahaan. Metode pelaksanaan meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, role play, simulasi presentasi bilingual (Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris), serta pemberian umpan balik langsung. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur kemampuan berbicara dan minat guru sebelum dan sesudah pelatihan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kategori kemampuan public speaking, di mana guru yang berada pada kategori Mahir meningkat dari 10% menjadi 40%, sedangkan kategori Dasar menurun dari 15% menjadi 5%. Minat guru juga mengalami peningkatan, dengan pergeseran signifikan dari kategori Rendah menuju Tinggi dan Sangat Tinggi. Temuan ini mengindikasikan bahwa pelatihan berbasis praktik langsung, disertai umpan balik konstruktif, efektif dalam meningkatkan keterampilan komunikasi dan motivasi guru. Peningkatan ini diharapkan berdampak positif pada kualitas pembelajaran PKK dan kemampuan siswa dalam mempresentasikan ide secara kreatif dan persuasif.
This Community Service Program (PKM) aimed to improve the public speaking skills of teachers in the Creative Projects and Entrepreneurship (PKK) subject at SMKN 1 Negara Batin, which is an essential competence to support creative learning and entrepreneurship education. The program was conducted through a combination of lectures, interactive discussions, role play, bilingual presentation simulations (Indonesian and English), and immediate feedback sessions. Evaluation was carried out using pre-test and post-test to measure teachers’ speaking abilities and interest before and after the training. The results indicated a significant improvement in public speaking proficiency, with the percentage of teachers in the Advanced category increasing from 10% to 40%, while those in the Basic category decreased from 15% to 5%. Teachers’ interest also showed notable growth, with a considerable shift from the Low category to High and Very High. These findings suggest that practice-based training, combined with constructive feedback, is effective in enhancing teachers’ communication skills and motivation. Such improvement is expected to positively impact PKK learning quality and students’ ability to present ideas creatively and persuasively.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Masnia Rahayu (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








