Pelatihan Membatik Berbasis Pendekatan Inklusif sebagai Upaya Pemberdayaan dan Pengembangan Kreativitas bagi Penyandang Disabilitas
DOI:
https://doi.org/10.31294/abdiekbis.v6i1.11986Keywords:
Penyandang Disabilitas, Pendekatan Inklusif, Pelatihan MembatikAbstract
Pelatihan membatik berbasis pendekatan inklusif dilaksanakan untuk memberdayakan penyandang disabilitas melalui peningkatan keterampilan seni, kepercayaan diri, serta partisipasi sosial. Kondisi kedifabelan tidak boleh menjadi alasan untuk membatasi ruang gerak, karena setiap individu memiliki potensi yang dapat dikembangkan apabila didukung oleh lingkungan dan sumber daya yang tepat. Metode pelaksanaan kegiatan ini dirancang melalui empat tahap, yaitu persiapan, sosialisasi, pelatihan, dan evaluasi. Pelatihan dilaksanakan dengan melibatkan mentor batik dan psikolog untuk memastikan proses kegiatan yang digunakan sensitif terhadap kebutuhan peserta, adaptif dengan tingkat kemampuan serta mendukung kenyamanan emosional. Kegiatan ini diikuti oleh 20 peserta dari beragam disabiltas dan hasil evaluasi menunjukkan antusiasme dan kemampuan beradaptasi dari peserta dalam menyelesaikan karya batik. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa keterampilan membatik peserta berada pada kategori baik dengan skor rata-rata 3,14, sedangkan kepercayaan diri dan kemandirian peserta juga berada pada kategori baik dengan skor rata-rata 3,46. Dari aspek partisipasi sosial, hampir seluruh peserta (95%) aktif merespons instruksi pendamping dan menunjukkan karya mereka kepada orang lain, 80% terlibat aktif selama kegiatan, dan 75% mampu melakukan interaksi dengan peserta lain. Metode pengajaran inklusif efektif meningkatkan pemahaman dan membantu peserta dengan hambatan sensorik. Program ini menunjukkan bahwa pemberdayaan seni berbasis kearifan lokal dapat menjadi media efektif dalam mendorong inklusi sosial dan kemandirian penyandang disabilitas.
References
Ardhani Putri, H. A., Khaerudin, A., Supratiwi, M., Rikah, R., & Rudianto, M. (2024). Pelatihan Batik Ciprat Untuk Komunitas Disabilitas sebagai Upaya untuk Peningkatan Kemandirian Perekonomian di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. BUDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(3), 1-7. https://doi.org/10.24114/gr.v12i2.49254
Asjari, F., Suwarno, Y. F. G., Rahmawati, D., Almunawaroh, S. A., & Lestari, Y. D. (2024). Peran Pelatihan Keterampilan dan Kesempatan Kerja terhadap Kemandirian Ekonomi Penyandang Disabilitas di Surabaya. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(6), 6414-6422. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i6.15931
Badan Pusat Statistik. (2023, October 12). Analisis tematik kependudukan Indonesia: Fertilitas remaja, kematian maternal, kematian bayi, dan penyandang disabilitas. https://www.bps.go.id/id/publication/2023/09/28/f9d33e0982c5b537b4af7483/buku-i-analisis-tematik-kependudukan-indonesia--fertilitas-remaja--kematian-maternal--kematian-bayi--dan-penyandang-disabilitas-.html
Cheung, A., Yu, C., Li, Q., & So, H. (2019). An international review of arts inclusion policies: lessons for Hong Kong. Public Administration and Policy, 22(2), 173–191. https://doi.org/10.1108/PAP-09-2019-0019
Grue, J. (2019). Inclusive marginalisation? A critical analysis of the concept of disability, its framings and their implications in the United Nations convention on the rights of persons with disabilities. Nordic Journal of Human Rights, 37(1), 3-17. https://doi.org/10.1080/18918131.2019.1589165
Mukholid, A., Sihotang, A. G. X., Pasha, A. M. T., Khoiriyah, D. N., Wulandari, D., Nur, E. R., Anggraini, F., Anandita, M. F., Puspasari, N., Adzanisya, R. N. B., & Ismi, Y. (2025). Promosi batik inklusif karya siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) Desa Reksosari melalui media sosial. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 4(3), 429–438. https://doi.org/10.55606/jpmi.v4i3.6018
Oktaviani, D. D., Purnomo, M. A. J., Hajja, S. N., & Subagya, T. (2024). Aksesibilitas kaum inklusif disabilitas batik ciprat rumah kinasih dengan kreativitas penciptaan busana karnaval. Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma, 5(3), 862–873. https://doi.org/10.26874/jakw.v5i3.559
Rusiyati, S., Zuniarti, I., Basudani, W. A., & Simamora, V. T. (2022). Mewujudkan generasi muda sebagai SDM unggul di era disrupsi industri 4.0 bagi remaja masjid Jakarta Islamic Centre Jakarta Utara. Jurnal Abdimas Ekonomi dan Bisnis, 2(2), 115-124. https://doi.org/10.31294/abdiekbis.v2i2.1618
Sakti, R. E., Valen, A., Aswarliansyah, & Maydita, S. (2024). Pelatihan membatik dalam pengembangan usaha batik alpukat universitas PGRI silampari berbasis potensi lokal bersama disabilitas kota Lubuklinggau. Lembaga Publikasi Penelitian, Pengabdian Masyarakat Dan Karya Ilmiah Linggau, 4(2), 32–39. https://jurnal.lp3mkil.or.id/index.php/pkml/article/view/754
Shakespeare, T., & Watson, N. (2001). The social model of disability: an outdated ideology?. Research in Social Science and Disability, 2, 9-28. https://doi.org/10.1016/S1479-3547(01)80018-X
Soelaiman, L. (2025). Menumbuhkan Jiwa Kewirausahaan Generasi Z Melalui Kegiatan Kreativitas. MITRA: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 9(1), 53-62. https://doi.org/10.25170/mitra.v9i1.4777
Soelaiman, L., Larasati, A. D., & Sari, V. R. (2024). Eksplorasi kreativitas dan jiwa entrepreneurial melalui workshop seni tie dye. Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia, 7(1), 103-109. https://doi.org/10.24912/jbmi.v7i1.26497
Tridjata, C., Oetopo, A., & Al Hazmi, F. (2022). Pemberdayaan Penyandang Disabilitas Mental Melalui Pelatihan Membatik di Yayasan Jiwa Layang. Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah, 6(2), 127-137. https://doi.org/10.21831/diklus.v6i2.47968
Undang-Undang No. 8 tahun. (2016). Undang-Undang No. 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas. https://peraturan.bpk.go.id/Details/37251/uu-no-8-tahun-2016
World Health Organization. (2023, March 7). Disability and health. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/disability-and-health
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Lydiawati Soelaiman, Meiske Yunithree Suparman, Yusi Yusianto (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.










