Dekonstruksi Tokoh Wanita dalam SitKom Tetangga Masa Gitu
DOI:
https://doi.org/10.31294/jkom.v15i1.12050Keywords:
dekonstruksi, gender, sitkomAbstract
Masyarakat umumnya meyakini budaya patriarki, dimana persepsi mengenai gender merupakan kodrat, walau sebenarnya gender terbentuk melalui konstruksi lingkungan. Namun dalam Sinetron komedi yang ditayangkan NET TV yaitu "Tetangga Masa Gitu", menyoroti kekuasaan dan kendali para istri terhadap suami dalam masalah kebutuhan pemenuhan rumah tangga. Salah satu aspek menarik dari sinetron adalah konsep gender yang menunjukkan bahwa sifat wanita dan pria yang di konstruksi secara sosial dan kultural dapat dipertukarkan, sehingga terjadi perubahan dekonstruksi perempuan. Penelitian ini menggunakan analisis dekonstruksi oleh Derrida, dimana dekonstruksi merupakan strategi pembongkaran teks untuk mempertanyakan kembali konstruksi yang ada dengan metode analisis deskriptif. Diperoleh kesimpulan bahwa budaya patriarki saat ini telah berubah dengan berkembangnya zaman, sehingga dekonstruksi peran perempuan dalam rumah tangga menjadi berubah.
References
Abbott. (1992). Masculine and Feminine.
Arivia, G. (2006). Feminisme. Penerbit Buku Kompas.
Britannica, T. Editors of Encyclopaedia (2024, July 17). deconstruction. Encyclopedia Britannica. https://www.britannica.com/topic/deconstruction
Barker, C. (2004). Cultural Studies.
Gadis Arivia, 1964-. (2006). Feminisme : Sebuah Kata Hati / Gadis Arivia. Jakarta :: Penerbit Buku Kompas.
Honorary, S. (1998). Derrida on Deconstruction. In Philosophy.
Mansour Fakih. (2020). Analisis gender & transformasi sosial. Pustaka Pelajar.
Moleong, L. J. (1989). Metodologi penelitian kualitatif.
Na’im, Z. (2021). Peran Perempuan Di Media Massa. AL-WARDAH: Jurnal Kajian Perempuan, Gender Dan Agama, 15(2).
Nimrah, S., & Sakaria, S. (2015). Perempuan dan Budaya Patriarki dalam Politik: Studi Kasus Kegagalan Caleg Perempuan dalam Pemilu Legislatif 2014. Jurnal Administrasi Dan Kebijakan Kesehatan Indonesia, Vol 1 No 2, 173–181.
Norris, C. (2017). Membongkar Teori Dekontruksi Jacques Derrida. In Ar-Ruzz Media.
Nurotin, A. Z. (2018). Representasi Feminisme Radikal Melalui Tokoh “Kia” Dalam Film” Ki & Ka”: Ditinjau Melalui Analisis Wacana Kritis. Institut Seni Indonesia Yogyakarta.
Prabasmoro, P., & Aquarrini. (2006). Kajian Budaya Feminis: Tubuh, Sastra, dan Budaya Pop. Jalasutra.
Richmond-Abbott, M. (1992). Masculine and Feminine. McGraw-Hill Humanities, Social Sciences & World Languages.
Sakina, A. I. (2017). Menyoroti budaya patriarki di Indonesia. Share : Social Work Journal, 7(1), 71–80.
Suwardi Endraswara. (2006). Metode, Teori, Teknik Penelitian Kebudayaan. Pustaka Widyatama.
Udasmoro, W. (2017). Dari doing ke undoing gender teori dan praktik dalam kajian feminisme. Gadjah Mada University Press. https://doi.org/9786023862344
Wadud, A. (2015). Kesetaraan Gender. Cinta Buku Media
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Widarti, Dina Andriana, Jusuf Fadilah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


