Panduan Penulis
Pedoman ini disusun berdasarkan template resmi pengiriman naskah Jurnal Media Penyiaran. Penulis wajib menggunakan template jurnal dan mengikuti ketentuan berikut.
1. Ketentuan Umum
Naskah harus:
- Ditulis dalam bahasa Indonesia atau bahasa Inggris.
- Disiapkan menggunakan Microsoft Word.
- Menggunakan bahasa akademik yang jelas dan konsisten.
- Memiliki panjang maksimal 12 halaman.
- Mengikuti format template resmi jurnal.
2. Format Halaman
Gunakan pengaturan dokumen berikut:
- Ukuran kertas: A4, 21 × 29,7 cm
- Tata letak: Satu kolom
- Jenis huruf: Segoe UI
- Ukuran huruf: 10 pt
- Spasi: 1,0
- Margin kiri: 2 cm
- Margin kanan: 2 cm
- Margin atas: 3 cm
- Margin bawah: 2,5 cm
3. Judul Artikel
Judul artikel harus:
- Mencerminkan masalah, metode, dan hasil utama penelitian.
- Ditulis secara singkat, jelas, dan spesifik.
- Menggunakan Segoe UI, 14 pt, tebal, dan rata tengah.
- Menghindari frasa yang tidak perlu, seperti:
- “Sebuah Studi tentang …”
- “Investigasi tentang …”
- “Pelaksanaan …”
- “Pengamatan terhadap …”
- “Pengaruh …”
- “Analisis …”
- “Desain …”
Template mencantumkan dua ketentuan jumlah kata pada judul. Contoh judul menetapkan maksimal 12 kata, sedangkan petunjuk utama menetapkan maksimal 14 kata untuk judul bahasa Indonesia atau 10 kata untuk judul bahasa Inggris. Penulis disarankan mengikuti batas yang lebih pendek, kecuali terdapat ketentuan lain dari tim editor.
4. Informasi Penulis
Nama penulis ditulis di bawah judul artikel.
Informasi penulis harus mencantumkan:
- Nama lengkap setiap penulis
- Departemen atau program studi
- Institusi atau afiliasi
- Kota dan negara
- Alamat email
- Alamat lengkap, kode pos, dan email penulis korespondensi
Penulis yang berasal dari institusi yang sama dapat menggunakan nomor afiliasi yang sama.
5. Abstrak
Naskah harus memiliki abstrak dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.
Setiap abstrak harus:
- Memiliki panjang 100–250 kata.
- Ditulis dalam satu paragraf.
- Menggunakan Segoe UI, 10 pt, dan spasi 1,0.
- Memuat:
- Permasalahan atau fenomena penelitian
- Tujuan penelitian
- Metode penelitian
- Hasil utama penelitian
- Kebaruan penelitian
- Tidak memuat kutipan atau sitasi.
- Tidak memuat tabel, gambar, atau persamaan.
- Tidak mencantumkan penjelasan statistik secara terperinci, seperti angka, persentase, nilai signifikansi, dan informasi sejenis.
Abstrak berbahasa Inggris harus ditulis dengan huruf miring.
6. Kata Kunci
Cantumkan maksimal empat kata kunci yang relevan.
Kata kunci harus:
- Mewakili topik utama artikel.
- Membantu proses pengindeksan dan pencarian artikel.
- Memuat istilah penting yang belum digunakan dalam judul.
7. Struktur Naskah
Artikel penelitian harus mengikuti struktur berikut:
- Pendahuluan
- Metode Penelitian atau Algoritma, apabila diperlukan
- Hasil dan Pembahasan
- Kesimpulan
- Referensi
Artikel tinjauan pustaka harus mengikuti struktur berikut:
- Pendahuluan
- Latar Belakang Penelitian atau Penelitian Terkait
- Metode Penelitian
- Hasil dan Pembahasan
- Kesimpulan
- Keterbatasan dan Penelitian Selanjutnya
- Referensi
8. Pendahuluan
Bagian Pendahuluan harus menjelaskan:
- Latar belakang penelitian
- Permasalahan utama penelitian
- Penelitian terdahulu yang relevan
- Pendekatan atau solusi yang diusulkan
- Kebaruan penelitian
- Tujuan penelitian
Tinjauan pustaka dapat dimasukkan ke dalam bagian Pendahuluan. Penulis harus menjelaskan perbedaan penelitian yang dilakukan dengan penelitian sebelumnya serta kontribusi baru yang ditawarkan.
Istilah dalam bahasa asing harus ditulis dengan huruf miring.
9. Metode Penelitian
Bagian Metode Penelitian harus menjelaskan proses penelitian secara jelas dan berurutan.
Bagian ini dapat mencakup:
- Desain penelitian
- Tahapan penelitian
- Prosedur penelitian
- Sumber data
- Teknik pengumpulan data
- Instrumen penelitian
- Prosedur pengujian
- Teknik analisis data
- Algoritma atau pseudocode
Metode yang digunakan harus didukung oleh referensi ilmiah yang relevan.
10. Hasil dan Pembahasan
Bagian ini harus menyajikan hasil penelitian dan menjelaskan makna dari hasil tersebut secara jelas.
Hasil penelitian dapat disajikan dalam bentuk:
- Tabel
- Gambar
- Grafik
- Diagram
- Bentuk visual lain yang relevan
Pembahasan harus:
- Menafsirkan hasil penelitian.
- Menghubungkan hasil dengan tujuan penelitian.
- Membandingkan hasil dengan penelitian sebelumnya yang relevan.
- Menjelaskan kebaruan dan kontribusi penelitian.
- Membahas implikasi dari hasil penelitian.
Subbagian dapat digunakan, tetapi isi pembahasan harus tetap disajikan dalam bentuk narasi atau paragraf. Hindari menyajikan pembahasan utama dalam bentuk poin-poin.
11. Tabel dan Gambar
Tabel dan gambar harus diletakkan di tengah halaman.
Tabel
- Nomor dan judul tabel ditempatkan di atas tabel.
- Gunakan format: Tabel 1. Judul Tabel
- Cantumkan sumber di bawah tabel apabila diperlukan.
- Pastikan seluruh isi tabel dapat dibaca dengan jelas.
Gambar
- Nomor dan judul gambar ditempatkan di bawah gambar.
- Gunakan format: Gambar 1. Judul Gambar
- Cantumkan sumber apabila diperlukan.
- Gunakan gambar yang jelas dan berkualitas baik.
Setiap tabel dan gambar harus disebutkan serta dijelaskan dalam isi artikel.
12. Kesimpulan
Bagian Kesimpulan harus:
- Menjawab tujuan penelitian.
- Merangkum hasil utama penelitian.
- Sesuai dengan bagian Hasil dan Pembahasan.
- Tidak sekadar mengulang abstrak atau seluruh isi pembahasan.
- Menjelaskan kemungkinan penerapan hasil penelitian.
- Memuat rekomendasi untuk penelitian selanjutnya apabila diperlukan.
13. Kutipan dan Referensi
Kutipan dan referensi harus menggunakan gaya APA.
Penulis harus:
- Menggunakan minimal 15 referensi.
- Mengutamakan jurnal nasional, jurnal internasional, dan prosiding konferensi.
- Menggunakan sumber yang relevan dan terbaru.
- Menggunakan format referensi secara konsisten.
- Memastikan semua sumber yang dikutip tercantum dalam daftar referensi.
- Memastikan semua sumber dalam daftar referensi telah dikutip dalam isi artikel.
Penulis disarankan menggunakan aplikasi pengelola referensi seperti Mendeley untuk menjaga konsistensi kutipan dan daftar referensi.
Contoh Referensi APA
Fadli, M. R. (2021). Memahami desain metode penelitian kualitatif. Humanika, 21(1), 33–54. https://doi.org/10.21831/hum.v21i1.38075







