Pengaruh Ekonomi Makro SBI, EXR, M2, GDP dan OILterhadap Inflasi di Indonesia Tahun 2020–2024

Authors

DOI:

https://doi.org/10.31294/perspektif.v23i2.12324

Keywords:

Inflasi, Suku Bunga, Harga Minyak, Ekonomi Makro

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan inflasi di Indonesia selama periode 2020–2024 pada
masa pandemi COVID-19 dan fase pemulihan ekonomi. Kondisi tersebut menimbulkan ketidakpastian pada
stabilitas harga, sehingga penting untuk mengkaji faktor makroekonomi yang berperan dalam memengaruhi
inflasi. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah bagaimana suku bunga acuan Bank Indonesia (SBI), nilai
tukar rupiah terhadap dolar AS (EXR), jumlah uang beredar (M2), Produk Domestik Bruto riil (GDP), dan harga
minyak dunia (OIL) memengaruhi tingkat inflasi di Indonesia, serta variabel mana yang berpengaruh signifikan.
Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif melalui analisis regresi linier berganda terhadap data kuartalan
selama lima tahun (20 observasi), penelitian ini menemukan bahwa SBI berpengaruh negatif dan signifikan
terhadap inflasi. Sementara itu, EXR, M2, dan OIL memiliki pengaruh positif dan signifikan, sedangkan GDP
berpengaruh positif namun tidak signifikan. Model yang digunakan menghasilkan adjusted R² sebesar 70,9%,
menunjukkan bahwa sebagian besar variasi inflasi dapat dijelaskan oleh variabel tersebut. Temuan ini menegaskan
pentingnya kebijakan moneter dan fiskal yang terkoordinasi dalam menjaga stabilitas harga, khususnya di tengah
kondisi krisis dan pemulihan ekonomi 

Downloads

Published

2025-09-03

Issue

Section

Articles