Manajemen Logistik Obat di Instalasi Farmasi RSKB Halmaera SiagaKota Bandung
DOI:
https://doi.org/10.31294/perspektif.v22i2.12258Keywords:
Monitoring, Ketersediaan Obat, Pengelola ObatAbstract
Pemantauan ketersediaan obat memerlukan data dan informasi yang lengkap dan akurat mulai dari
Instalasi Farmasi. Apalagi dengan diterapkannya program BPJS Ketenagakerjaan yang berpotensi meningkatkan
kebutuhan obat-obatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi
ketersediaan obat di instalasi farmasi dan merumuskan solusi sehingga dapat meningkatkan ketersediaan obat di
Instalasi Farmasi RSKB Halmahera Kota Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Data
diperoleh melalui wawancara mendalam kepada kepala instalasi farmasi di instalasi farmasi dan kepala bagian
perbekalan farmasi serta direktur RSKB Halmahera Siaga. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode
deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Instalasi Farmasi RSKB Halmahera Siaga Kota Bandung pada
tahun 2023 mengalami kekurangan obat. Selanjutnya proses perencanaan telah dilakukan oleh Tim Komite
Farmasi dan Terapi, namun belum maksimal, proses pengadaan obat menggunakan metode stock buffer,
penyimpanan belum seluruhnya digunakan sesuai abjad. Sarana dan prasarana penyimpanan obat tidak memadai,
ditemukan kebocoran pada ruangan Instalasi Farmasi, penumpukan kotak obat yang berlebihan pada Gudang
Farmasi. Pendistribusian obat hendaknya dilakukan oleh Gudang Farmasi, bukan diambil oleh unit pelayanan
sendiri. Pencatatan dan pelaporan masih bersifat manual sehingga sering terjadi perbedaan antara jumlah obat pada
kartu stok dengan jumlah fisik obat. Kesimpulan umum pengelolaan obat di Instalasi Farmasi RSKB Halmahera
Siaga Kota Bandung masih belum berjalan sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan No. 1121 Tahun 2008.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Novy Trianasari, Rian Andriani, Bambang Sukajie

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



