Pemanfaatan AI dan Chatbot dalam Praktik Public Relations: Adaptasi Teknologi dan Etika Komunikasi
DOI:
https://doi.org/10.31294/10.31294/jpr.v6i1.9606Keywords:
Public Relations, Kecerdasan Buatan, Chatbot, Etika Komunikasi, Adaptasi TeknologiAbstract
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan chatbot telah membawa perubahan signifikan dalam praktik Public Relations (PR). Dalam konteks komunikasi strategis, chatbot tidak lagi sekadar alat bantu layanan pelanggan, melainkan telah menjadi perpanjangan tangan dari fungsi PR itu sendiri, termasuk dalam membangun relasi, menyebarkan informasi, hingga menangani isu krisis. Di sisi lain, kehadiran AI dalam ranah komunikasi juga memunculkan tantangan etis seperti transparansi, kepercayaan, dan potensi manipulasi informasi. Di Indonesia, penggunaan chatbot telah digunakan oleh berbagai institusi mulai dari layanan publik hingga perusahaan swasta. Namun, belum banyak kajian yang secara khusus membahas bagaimana pemanfaatan teknologi ini mempengaruhi praktik PR, serta bagaimana para praktisi mengadaptasinya dari sisi strategi komunikasi dan etika profesi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana AI dan chatbot dimanfaatkan dalam strategi komunikasi organisasi, bagaimana adaptasi dilakukan oleh praktisi PR, serta menelaah isu-isu etika komunikasi yang muncul dalam implementasinya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus pada dua perusahaan besar di Indonesia, yaitu Tokopedia dan Telkomsel. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan analisis konten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa chatbot telah menjadi bagian penting dalam membangun interaksi yang cepat dan efisien dengan publik. Praktisi PR menunjukkan adaptasi yang baik terhadap teknologi ini, namun masih dihadapkan pada tantangan etika seperti transparansi dan perlindungan data pribadi. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pedoman etis dalam penggunaan AI untuk memastikan komunikasi yang bertanggung jawab dan membangun kepercayaan publik secara berkelanjutan.
References
Abdussamad, Z. (2019). Metode Penelitian Kualitatif. In Sustainability (Switzerland) (Vol. 11, Issue 1). http://scioteca.caf.com/bitstream/handle/123456789/1091/RED2017-Eng-8ene.pdf?sequence=12&isAllowed=y%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.regsciurbeco.2008.06.005%0Ahttps://www.researchgate.net/publication/305320484_SISTEM_PEMBETUNGAN_TERPUSAT_STRATEGI_MELESTARI
Dowling, M., & Lucey, B. (2023). ChatGPT for (Finance) research: The Bananarama Conjecture. Finance Research Letters, 53(January), 103662. https://doi.org/10.1016/j.frl.2023.103662
Dragoi, D. A. (2021). Metode, Instrumen, dan timbangan yang digunakan untuk mengukur citra negara: tinjauan literatur. Ilmu Ekonomi, (Ilmu Ekono).
El Ishaq, R. (2017). Public Relations Teori dan Praktik. Intrans Publishing.
Firdhausi, A. (2023). Etika dalam Artificial Intelligence. ResearchGet, March, 1–6. https://doi.org/10.13140/RG.2.2.30914.04807
Floridi, L. (2019). Establishing the rules for building trustworthy AI. Nature Machine Intelligence, 1(6), 261–262. https://doi.org/10.1038/s42256-019-0055-y
Ghani, M. M., Osman, M. N., Omar, S. Z., Hanafi, H. F., Mustafa, W. A., & Bakhtiar, D. L. S. (2024). A Review of Current Metaverse Applications as a Tool for Reshaping Human Behaviour in Health Communication. Journal of Advanced Research in Applied Sciences and Engineering Technology, 36(2), 188–198. https://doi.org/10.37934/araset.36.2.188198
Grunig, J. E. (2009). Excellence in Public Relations and Communication Management. Routledge.
Guzman, A. L., & Lewis, S. C. (2020). Artificial intelligence and communication: A Human–Machine Communication research agenda. New Media & Society, 22(1), 70–86. https://doi.org/10.1177/1461444819858691
Hagelstein, J., Einwiller, S., & Zerfass, A. (2021). The ethical dimension of public relations in Europe: Digital channels, moral challenges, resources, and training. Public Relations Review, 47(4), 102. https://doi.org/10.1016/j.pubrev.2021.102063
Hannabuss, S. (2010). Understanding Privacy. Library Review, 59(7), 562–563. https://doi.org/10.1108/00242531011065163
James, C. (2009). Young, People, Ethic and the New Digital Media: A Synthesis from the GoodPlay Project. MIT Press.
L’Etang, J., & Pieczka, M. (2006). Public Relations: Critical Debates and Contemporary Practice. Lawrence Erlbaum Associate.
Nugrahani, F. (2014). Metode Penelitian Kualitatif: Dalam Penelitian Bahasa.
Panda, G., Upadhyay, A. K., & Khandelwal, K. (2019). Artificial Intelligence: A Strategic Disruption in Public Relations. Journal of Creative Communications, 14(3), 196–213. https://doi.org/10.1177/0973258619866585
Robles Carrillo, M. (2020). Artificial intelligence: From ethics to law. Telecommunications Policy, 44(6), 101937. https://doi.org/10.1016/j.telpol.2020.101937
Setiyawan, Iwan. (2023, March 6). Hak Cipta dan Kebebasan Berkarya di AI. Kompas. h ps://www.kompas.id/baca/foto/2023/03/04/hak-cipta-dan-kebebasan-berkarya-di-a i
Tench, R., & Yeomans, L. (2017). Exploring Public Relations (4th ed.). Pearson Education.
Wilcox, D. L., Cameron, G. T., & Reber, B. H. (2019). Public Relations Strategies and Tactics. 7823 7830.
Wright, D. K., & Hinson, M. D. (2021). An updated look at the impact of social media on public relations practice. Public Relations Journal, 15(2), 1–23.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Rio Septian, Intan Leliana, Achmad Haikal, Eddy Kusnadi, Dewi Sad Tanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




