Penerapan Algoritma K-Means Clustering dalam Pengelompokan Potensi Lokasi Usaha Waralaba Berdasarkan Karakteristik Wilayah

Authors

DOI:

https://doi.org/10.31294/imtechno.v7i2.12842

Keywords:

klaster, waralaba, k-means

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan algoritma K-Means Clustering guna mengelompokkan potensi lokasi bisnis franchise Waralaba berdasarkan karakteristik wilayah di DKI Jakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik data mining yang melibatkan 50 data cabang Waralaba. Variabel yang diambil dalam penelitian ini mencakup keramaian, renovasi, lalu lintas, keamanan, tenaga kerja, bahan baku, transportasi, daya beli, luas daerah, usia penduduk, dan prospek usaha. Proses penelitian dibagi menjadi beberapa fase, yaitu pengambilan data, preprocessing data, mengubah data kategorikal menjadi numerik, normalisasi menggunakan metode Min-Max, menentukan jumlah kluster dengan metode elbow, menerapkan algoritma K-Means, dan mengevaluasi hasil pengelompokan. Melalui metode elbow didapatkan jumlah kluster optimal yang terdiri dari tiga kluster. Hasil pengelompokan menunjukkan bahwa kluster 1 adalah kelompok dengan potensi usaha tertinggi karena memiliki rata-rata indikator yang paling stabil dan tinggi. Kluster 0 dikategorikan sebagai kelompok dengan potensi menengah karena memiliki keramaian dan prospek yang tinggi, tetapi terhambat oleh faktor lalu lintas dan renovasi. Sedangkan, kluster 2 termasuk kelompok dengan potensi rendah karena tingkat keramaian dan prospek yang lebih rendah meskipun kondisi renovasinya cukup baik. Penelitian ini diharapkan dapat membantu pelaku bisnis dalam menentukan lokasi usaha secara lebih objektif, efektif, dan berdasarkan data.

References

1. Rahma, I., Arhandi, P. P., & Firdausi AT. Penerapa metode hierarchical clustering dan K-means clustering untuk mengelompokkan potensi lokasi penjualan LinkAja. J Inform Polinema. 2020;6(1):15–22.

2. Gari, E., Sari R. Analisis segmentasi wilayah penjualan menggunakan algoritma K-Means Clustering. J Infortech. 2025;7 No 2.

3. Nugroho JR, Suprapto YK, Setijadi E. Clustering tingkat risiko klasifikasi lapangan usaha menggunakan metode K-Means. J Teknol Inf dan Ilmu Komput. 9 No.1.

4. Pramudita DA, Sumargo B. Pengelompokan Pengguna Internet dengan Metode K-Means Clustering. J Stat dan Apl. 2019;3 No. 1:1–12.

5. Kunchakuri N, Kandari C, Patchigolla VL. A Novel Method for Clustering High-Dimensional Data Using K-Means. First Int Conf Adv Comput Sci Electr Electron Commun Technol. 2025;1197–202.

6. Tabianan K, Velu S, Ravi V. K-Means Clustering Approach for Intelligent Customer Segmentation Using Customer Purchase Behavior Data. Sustain. 2022;14(12):1–15.

7. Moodi F, Saadatfar H. An improved K-means algorithm for big data. IET Softw [Internet]. 2021;16(1):48–59. Available from: https://ietresearch.onlinelibrary.wiley.com/doi/epdf/10.1049/sfw2.12032

8. Ade Wikarta NC, Defiyanti S. Pengelompokan UMKM berdasarkan kategori usaha dan sebaran wilayah di Jawa Barat dengan clustering K-Means. J Inform dan Tek Elektro Terap. 2024;13 No. 3:494–505.

9. Sudrajat W, Cholid I, Petrus J. Penerapan AlgoritmaK-Means Clustering untuk Pengelompokan UMKM Menggunakan Rapidminer. JUPITER J Penelit Ilmu Dan Teknol Komput. 2022;14 No. 1:27–36.

10. Marcelina D, Kurnia A, Terttiaavini. Analisis klaster kinerja usaha kecil dan menengah menggunakan algoritma K-Means Clustering. MALCOM Indones J Mach Learn Comput Sci. 2023;3 No.2.

Downloads

Published

2026-07-16