Praktik dan Makna Komunikasi Budaya dalam Tradisi Kenduri Desa Tanjung Keputran

Authors

  • Ismawati Raden Fatah State Islamic University Palembang image/svg+xml
  • Fera Indasari Raden Fatah State Islamic University Palembang image/svg+xml
  • Muhammad Arif Setiawan Raden Fatah State Islamic University Palembang image/svg+xml

DOI:

https://doi.org/10.31294/cakrawala.v26i1.12711

Keywords:

komunikasi budaya, tradisi kenduri, makna budaya, masyarakat desa, interaksi sosial

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji komunikasi budaya dalam tradisi kenduri masyarakat Desa Tanjung Keputran Kabupaten Musi Banyuasin. Tradisi kenduri merupakan salah satu praktik budaya yang masih bertahan di tengah perkembangan teknologi komunikasi modern. Namun, perubahan pola interaksi sosial berpotensi menggeser makna budaya yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan terdiri dari tokoh adat, tokoh agama, pelaksana kenduri, dan masyarakat setempat yang terlibat langsung dalam tradisi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi budaya dalam tradisi kenduri berlangsung melalui komunikasi verbal, nonverbal, kelompok, dan ritual. Komunikasi verbal tampak dalam penyampaian undangan dan doa, sedangkan komunikasi nonverbal tercermin dalam simbol-simbol seperti makanan dan tata cara pelaksanaan. Komunikasi kelompok terlihat dalam interaksi sosial selama kegiatan berlangsung, sementara komunikasi ritual diwujudkan dalam prosesi doa bersama. Tradisi kenduri juga mengandung makna sosial, religius, simbolik, dan edukatif yang berperan dalam memperkuat solidaritas, menjaga nilai budaya, serta menjadi sarana pewarisan budaya kepada generasi berikutnya. Dengan demikian, tradisi kenduri tidak hanya berfungsi sebagai ritual sosial, tetapi juga sebagai media komunikasi budaya yang efektif dalam mempertahankan identitas masyarakat

References

Alfauzan. (2023). Peran kenduri sebagai ruang interaksi sosial masyarakat desa. Jurnal Sosial Budaya, 5(2), 45–52.

Annuar, R., et al. (2023). Proses komunikasi dalam kehidupan sosial masyarakat. Jurnal Ilmu Komunikasi, 7(1), 12–20.

Blumer, H. (2021). Symbolic interactionism: Perspective and method. University of California Press.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2023). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (6th ed.). Sage Publications.

Danarta. (2024). Makna dan Arti Tradisi Kenduri Memperingati Hari ke 7 Meninggal. https://desatepus.gunungkidulkab.go.id/

Etikan, I., & Bala, K. (2020). Sampling and sampling methods. Biometrics & Biostatistics International Journal, 9(3), 215–217.

Geertz, C. (1973). The interpretation of cultures. Basic Books.

Fadillah, M. N., et al. (2020). Tradisi kenduri sebagai media dakwah dan komunikasi sosial. Jurnal Dakwah, 4(1), 33–41.

Flick, U. (2022). An introduction to qualitative research (7th ed.). Sage Publications.

Khairani, N. (2025). Peran tradisi dalam mempertahankan identitas budaya masyarakat. Jurnal Ilmu Sosial dan Budaya, 10(1), 45–54.

Koentjaraningrat. (2015). Pengantar ilmu antropologi. Rineka Cipta.

Lestari, N. S. (2019). Perubahan sosial dalam tradisi kenduri masyarakat Jawa. Jurnal Sosiologi Pedesaan, 3(2), 88–96.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2020). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). Sage Publications.

Mukarom, Z. (2020). Komunikasi budaya dalam perspektif interaksi sosial. Jurnal Komunikasi, 6(1), 21–30.

Maysaroh, S. (2025). KOMUNIKASI ANTAR BUDAYA : Teori, Praktik dan Tantangan Global.

Muhammad Alwan, A Firman Ashaf, N. T. (2024). Arus Jurnal Sosial dan Humaniora ( AJSH ) Pengaruh Komunikasi Nonverbal dalam Meningkatkan Efektivitas. 4(3).

Praditha, R. (2024). Tradisi sebagai media pelestarian budaya lokal. Jurnal Humaniora, 8(1), 55–63.

Premesti, N. L., & Nirmalayani, D. (2021). Komunikasi budaya dalam tradisi lokal. Jurnal Kajian Budaya, 5(1), 10–18.

Rufiana, L. (2025). Komunikasi budaya dalam tradisi kenduri masyarakat Jawa. Jurnal Komunikasi Budaya, 9(1), 1–10.

Samovar, L. A., Porter, R. E., & McDaniel, E. R. (2021). Communication between cultures (9th ed.). Cengage Learning.

Saputra, A. A., et al. (2025). Tradisi kenduri dan pembentukan modal sosial masyarakat. Jurnal Sosiologi, 6(2), 77–85.

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kualitatif. Alfabeta.

Sumilih. (2025). Dimensi komunikasi budaya dalam masyarakat. Jurnal Ilmu Sosial, 9(1), 23–31.

Sunata. (2023). Komunikasi sebagai proses sosial budaya. Jurnal Komunikasi Indonesia, 5(2), 14–22.

Yulianto, A. F. (2025). Peran tradisi kenduri dalam menjaga kerukunan sosial. Jurnal Humaniora, 7(2), 60–68.

Downloads

Published

2026-03-30

How to Cite

Praktik dan Makna Komunikasi Budaya dalam Tradisi Kenduri Desa Tanjung Keputran. (2026). Cakrawala - Jurnal Humaniora, 26(1), 71-79. https://doi.org/10.31294/cakrawala.v26i1.12711