Manajemen Komunikasi Krisis Dalam Penanganan Kasus oleh Humas Polda Sumatera Selatan

Authors

  • Devi Julianti Raden Fatah State Islamic University Palembang image/svg+xml
  • Yenrizal Raden Fatah State Islamic University Palembang image/svg+xml
  • Muhammad Arif Setiawan Raden Fatah State Islamic University Palembang image/svg+xml

DOI:

https://doi.org/10.31294/cakrawala.v26i1.12677

Keywords:

komunikasi krisis, humas kepolisian, SCCT, kepercayaan publik, reputasi

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji manajemen komunikasi krisis yang dilakukan oleh Humas Polda Sumatera Selatan dalam penanganan kasus serta upaya menjaga kepercayaan publik. Latar belakang penelitian didasarkan pada meningkatnya kasus yang berpotensi menimbulkan krisis reputasi, seperti pemberitaan negatif dan keterlibatan oknum anggota kepolisian yang berdampak pada persepsi publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian berasal dari Bidang Humas Polda Sumatera Selatan yang terlibat langsung dalam pengelolaan komunikasi publik. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Humas Polda Sumsel menerapkan strategi komunikasi krisis yang adaptif, terutama diminish dan rebuild, sesuai dengan tingkat atribusi tanggung jawab publik. Strategi yang dominan digunakan adalah diminish dan rebuild dalam kerangka Situational Crisis Communication Theory (SCCT). Selain itu, pemanfaatan media massa dan media sosial secara proaktif terbukti mampu mengendalikan arus informasi dan membentuk persepsi publik. Upaya menjaga citra dilakukan melalui kombinasi komunikasi reaktif dan proaktif, seperti klarifikasi informasi, penyampaian permintaan maaf, serta publikasi kegiatan positif. Dengan demikian, manajemen komunikasi krisis yang terstruktur dan responsif terbukti berperan penting dalam menjaga stabilitas citra institusi kepolisian di tengah tekanan publik

References

Alfiyaty, R., et al. (2019). Manajemen krisis dalam penanganan pemberitaan negatif oknum anggota oleh Humas Polda Sulawesi Tengah. Jurnal Komunikasi dan Organisasi, 1(1), 1–10.

Azista, R., & Astuti, P. (2021). Teori komunikasi krisis situasional: Strategi komunikasi pemerintah dan WALHI dalam penanganan asap Riau. Jurnal Ilmiah Indonesia, 6(3), 123–135.

Coombs, W. T. (2007). Protecting organization reputations during a crisis: The development and application of situational crisis communication theory. Corporate Reputation Review, 10(3), 163–176. https://doi.org/10.1057/palgrave.crr.1550049

Coombs, W. T. (2015). Ongoing crisis communication: Planning, managing, and responding (4th ed.). Sage Publications.

Cornelissen, J. (2020). Corporate communication: A guide to theory and practice (6th ed.). Sage Publications.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). Sage Publications.

Hutamy, R., et al. (2023). Analisis kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian di Indonesia. Jurnal Sosial Humaniora, 12(2), 145–156.

Johansen, W., & Frandsen, F. (2020). Crisis communication and organizational reputation. Journal of Communication Management, 24(2), 155–170.

Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic inquiry. Sage Publications.

Liu, B. F., & Levenshus, A. (2012). Government communication in crisis. Public Relations Review, 38(4), 567–575.

Saputra, A., Sutrasno, D., Setiawan, W., Penelitian, P., & Polri, P. (2022). Tingkat Kepercayaan Masyarakat terhadap Kinerja Polri Tahun 2021. Jurnal Litbang Polri.

Men, L. R., & Bowen, S. A. (2017). Excellence in internal communication management. Business Expert Press.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.

Mulki, M., & Kurniadi, D. (2021). Strategi komunikasi krisis pada masa adaptasi kebiasaan baru di Bank Bukopin. Jurnal Komunikasi, 13(2), 89–102.

Nurpandi, F., Sulaeman, F. S., & Hermawan, A. (2024). Analisis Sentimen Terhadap Kinerja Kepolisian Indonesia Menggunakan Metode Multinomial Naive Bayes, Long Short-Term Memory, dan Lexicon-Based. Media Jurnal Informatika, 16(1), 1. https://doi.org/10.35194/mji.v16i1.4165

Reynaldin, A., & Saputra, R. (2024). Komunikasi krisis PT Astra Honda Motor pada kasus patahnya rangka ESAF. Jurnal Penelitian Inovatif, 5(1), 45–58.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Theaker, A. (2021). The public relations handbook (6th ed.). Routledge.

Widiyani, F., Ninik, R., Lestari, S., Gde, A. A., Utama, S., Umi, H., Albert, A., Sentosa, L., Siti, S., Dini, H., Kadek, I., Nurul, A. A., Muhammad, H., & Fasa, I. (2021). METODE PENELITIAN KUALITATIF (2021st ed.). 2021

Downloads

Published

2026-03-30

How to Cite

Manajemen Komunikasi Krisis Dalam Penanganan Kasus oleh Humas Polda Sumatera Selatan. (2026). Cakrawala - Jurnal Humaniora, 26(1), 30-39. https://doi.org/10.31294/cakrawala.v26i1.12677