Dinamika Komunikasi Partisipatif Pokdarwis dan Pendaki dalam Pengelolaan Sampah Pendakian
DOI:
https://doi.org/10.31294/cakrawala.v26i2.12647Keywords:
komunikasi partisipatif, Pokdarwis, pendaki, pengelolaan sampah, wisata alamAbstract
Permasalahan sampah pada kawasan wisata alam, khususnya jalur pendakian, semakin meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah pendaki yang berdampak pada penurunan kualitas lingkungan. Fenomena ini juga terjadi di kawasan Gunung Kaba, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, yang mengalami peningkatan jumlah pendaki mencapai 28.232 orang pada tahun 2024 dan 26.099 pendaki pada periode Januari–Agustus 2025. Tingginya intensitas kunjungan tersebut belum diimbangi dengan kesadaran pengelolaan sampah yang memadai, meskipun telah diterapkan sistem ceklis barang dan pengelolaan sampah oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika komunikasi partisipatif antara Pokdarwis dan pendaki dalam pengelolaan sampah pendakian serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kepatuhan pendaki. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan landasan teori komunikasi partisipatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi antara Pokdarwis dan pendaki mengalami pergeseran dari pola instruktif menjadi lebih persuasif dan partisipatif, sehingga menciptakan interaksi yang terbuka dan kolaboratif. Pendekatan ini mampu meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab pendaki dalam pengelolaan sampah, meskipun masih terdapat kendala pada aspek kedisiplinan dan konsistensi perilaku. Kepatuhan pendaki dipengaruhi oleh faktor kognitif, emosional, kepribadian, serta situasional. Temuan ini menegaskan bahwa komunikasi partisipatif berperan strategis dalam mendorong perilaku ramah lingkungan serta mendukung pengelolaan wisata alam yang berkelanjutan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dila Marista, Fera Indasari, Badarudin Azarkasyi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


