Algoritma K-Means Untuk Klasterisasi Kampung Di Desa Bojong BerdasarkanTingkat Pendidikan

Authors

  • Yovi Yuliantin STMIK IKMI Cirebon
  • Ahmad Faqih STMIK IKMI Cirebon
  • Kaslani STMIK IKMI Cirebon

DOI:

https://doi.org/10.31294/bianglala.v13i1.12008

Keywords:

K-Means Clustering, tingkat pendidikan, klasterisasi, pendidikan desa, RapidMiner

Abstract

Desa Bojong menghadapi tantangan dalam memetakan tingkat pendidikan penduduknya
secara terstruktur. Meskipun data tersedia, kurangnya pengorganisasian menyebabkan kesenjangan
akses pendidikan, terutama di wilayah-wilayah tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk
mengelompokkan tingkat pendidikan warga Desa Bojong menggunakan algoritma K-Means, sehingga
dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang kondisi pendidikan masyarakat. Data yang
digunakan mencakup 6.027 penduduk dari 10 kampung, dengan atribut seperti usia, pendidikan
terakhir, pekerjaan, dan status pernikahan. Proses analisis mengikuti tahapan Knowledge Discovery in
Database (KDD) dan dilakukan menggunakan perangkat lunak RapidMiner. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa jumlah klaster yang ideal adalah 7, dengan nilai terbaik 0,467 untuk DaviesBouldin Index (DBI). Setiap klaster menunjukkan tingkat pendidikan tertentu. Cluster 6 memiliki tingkat
pendidikan yang sangat tinggi, dengan banyak penduduk yang sampai perguruan tinggi. Sementara
itu, Cluster 0 terdiri dari orang-orang yang hanya tamat SD atau bahkan tidak sekolah. Studi ini
menunjukkan distribusi pendidikan di Desa Bojong. Hasil ini dapat membantu pemerintah desa
membuat program pendidikan yang lebih baik. Kampung dengan tingkat pendidikan rendah dapat
berkonsentrasi pada program yang meningkatkan akses pendidikan dasar, seperti literasi dan subsidi
pendidikan, sedangkan kampung dengan tingkat pendidikan tinggi dapat berkonsentrasi pada
pengembangan program pendidikan lanjutan atau pelatihan vokasional. Metode ini diharapkan dapat
membantu Desa Bojong mengatasi kesenjangan pendidikan dan meningkatkan kualitas hidup
warganya dengan menyediakan program yang tepat sasaran. Selain itu, penelitian ini membantu
implementasi algoritma K-Means dalam pengelompokan data pendidikan di daerah pedesaan.

References

Abdussalam Amrullah, Intam Purnamasari,

Betha Nurina Sari, Garno, & Apriade

Voutama. (2022). Analisis Cluster Faktor

Penunjang Pendidikan Menggunakan

Algoritma K-Means (Studi Kasus:

Kabupaten Karawang). Jurnal Informatika

Dan Rekayasa Elektronik, 5(2), 244–252.

https://doi.org/10.36595/jire.v5i2.701

Awaliah, L., Rahaningsih, N., & Dana, R. D.

(2024). Implementasi Algoritma K-Means

Dalam Analisis Cluster Korban Kekerasan

Di Provinsi Jawa Barat. JATI (Jurnal

Mahasiswa Teknik Informatika), 8(1),

188–195.

https://doi.org/10.36040/jati.v8i1.8332

Basalamah, A. T., & Setyadi, R. (2023).

Penerapan Algoritma K-Means Clustering

Pada Tingkat Penyelesaian Pendidikan Di

Provinsi Indonesia. 04(02), 114–121.

Febriansyah, F., & Muntari, S. (2023).

Penerapan Algoritma K-Means untuk

Klasterisasi Penduduk Miskin pada Kota

Pagar Alam. JISKA (Jurnal Informatika

Sunan Kalijaga), 8(1), 66–77.

Gustino, & Suprapti, T. (2024). Analisis Desa Di

Kecamatan Krangkeng Berdasarkan

Tingkat Pendidikan Menggunakan

Algoritma K-Means. JATI (Jurnal

Mahasiswa Teknik Informatika), 8(2),

1861 –1868.

https://doi.org/10.36040/jati.v8i2.9220

Hasanah, M., Defit, S., & Nurcahyo, G. W.

(2021). Implementasi Algoritma K-Means

untuk Klasterisasi Peserta Olimpiade

Sains Nasional Tingkat SMA. Jurnal

Sistim Informasi Dan Teknologi, 3(1), 30–

35.

https://doi.org/10.35134/jsisfotek.v1i3.6

Kurniawan, M. D., Priyatna, B., & Nurapriana, F. (2023). Implementasi Algoritma KMeans Untuk Klasterisasi Data Obat

Puskesmas Kotabaru. Jurnal Sains

Komputer & Informatika (J-SAKTI, 7(2),

882–890.

https://tunasbangsa.ac.id/ejurnal/index.ph

p/jsakti Implementasi

Kurniawan, R., M. Mukarrobin, M. M., &

Mahradianur, M. (2021). Klasterisasi

Tingkat Pendidikan Di Dki Jakarta Pada

Tingkat Kecamatan Menggunakan

Algoritma K-Means. Technologia: Jurnal

Ilmiah, 12(4), 234.

https://doi.org/10.31602/tji.v12i4.5633

Novitasari, N., Nuris, N. D., & Herdiana, R.

(2023). Penerapan Algoritma K-Means

untuk Clustering Data Jumlah Penduduk

Miskin Berdasarkan Kota/Kabupaten di

Jawa barat menggunakan Rapidminer.

Jurnal Informatika Terpadu, 9(1), 68–73.

https://doi.org/10.54914/jit.v9i1.660

Oktarian, S., Defit, S., & Sumijan. (2020).

Clustering Students’ Interest

Determination in School Selection Using

the K-Means Clustering Algorithm Method.

Jurnal Informasi Dan Teknologi, 2(3), 68–

75. https://doi.org/10.37034/jidt.v2i3.65

Putri, M. R., Nugraha, G. S., & Dwiyansaputra,

R. (2024). Pengelompokan Provinsi di

Indonesia Berdasarkan Indikator

Pendidikan Menggunakan Metode KMeans Clustering. 7(1), 1 –8.

Romli, I., & Dewi Puspita, F. R. (2021).

Penerapan Data Mining Menggunakan

Algoritma K-Means Untuk Klasifikasi

Penyakit Ispa. Indonesian Journal of

Business Intelligence (IJUBI), 4(1), 10.

https://doi.org/10.21927/ijubi.v4i1.1727

Saputro, D. T., & Sucihermayanti, W. P. (2021).

Penerapan Klasterisasi Menggunakan KMeans untuk Menentukan Tingkat

Kesehatan Bayi dan Balita di Kabupaten

Bengkulu Utara Daniel. Jurnal ABDIMASKU: Jurnal Pengabdian Masyarakat

Kedokteran, 12(2), 146–155.

https://doi.org/10.30659/abdimasku.1.3.12

6-133

Setianingsih, I., & Alli, I. (2023). Klasterisasi

Pengeluaran Kas Di Desa Pamengkang

Menggunakan Metode K-Means. 7(1 ),

784–787.

Downloads

Published

2025-03-31

Issue

Section

Articles