Clustering Daerah Rawan Gempa di Pulau Jawa Berbasis Metode Algoritma K-Means

Authors

DOI:

https://doi.org/10.31294/simpatik.v5i2.11246

Keywords:

Gempa Bumi, K-Means, Pulau Jawa

Abstract

Peningkatan aktivitas gempa bumi dalam beberapa tahun terakhir menjadi perhatian serius, terlebih dengan maraknya pembahasan mengenai potensi gempa megathrust di wilayah selatan Jawa. Kondisi ini menunjukkan pentingnya pemetaan kerawanan yang lebih akurat, mengingat Pulau Jawa merupakan salah satu area dengan intensitas seismik tinggi. Meskipun data historis gempa tersedia cukup lengkap, pemetaan sebelumnya masih bersifat umum dan belum mampu menggambarkan pola spasial secara detail. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi tingkat kerawanan gempa di Pulau Jawa menggunakan algoritma K-Means Clustering. Data diambil dari platform Kaggle berupa katalog gempa bumi periode 2008–2023, namun analisis difokuskan pada Januari 2021 hingga Januari 2023 agar sesuai dengan kondisi seismik terbaru. Proses klasterisasi dilakukan menggunakan RapidMiner dengan Euclidean Distance, sedangkan jumlah klaster optimal ditentukan melalui Davies-Bouldin Index (DBI), yang menghasilkan nilai terbaik sebesar 0,349. Hasil klasterisasi menunjukkan tiga tingkat kerawanan, yaitu Cluster 0 dengan 2.348 titik (kerawanan tinggi), Cluster 2 dengan 276 titik (kerawanan sedang), dan Cluster 1 dengan 12 titik (kerawanan rendah). Hasil tersebut memperlihatkan bahwa sebagian besar aktivitas gempa khususnya yang berada di zona subduksi selatan Jawa yang berpotensi memicu gempa megathrust terkonsentrasi pada cluster berkerawanan tinggi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih presisi mengenai distribusi kerawanan gempa di Pulau Jawa, sehingga dapat menjadi dasar bagi BPBD dan BNPB dalam penyusunan strategi mitigasi dan sistem peringatan dini.

Author Biographies

  • Hafid Buroiroh, Universitas Bina Sarana Informatika

    Mahasiswa Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Teknik dan Informatika, Universitas Bina Sarana Informatika

  • Narantaka Wahyu, Universitas Bina Sarana Informatika

    Mahasiswa Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Teknik dan Informatika, Universitas Bina Sarana Informatika

  • Nanda Tri Septiani, Universitas Bina Sarana Informatika

    Mahasiswa Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Teknik dan Informatika, Universitas Bina Sarana Informatika

  • Muhammad Faiz, Universitas Bina Sarana Informatika

    Mahasiswa Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Teknik dan Informatika, Universitas Bina Sarana Informatika

References

Agustina, M., & Mulyawan. (2023). IMPLEMENTASI ALGORITMA K-MEANS PADA PERISTIWA GEMPA BUMI DI WILAYAH JAWA BARAT. 2(2), 257–264.

Aria, R. R. (2024). KLASTERISASI ANGKATAN KERJA DI INDONESIA BERDASARKAN USIA MENGGUNAKAN METODE ALGORITMA K-MEANS. Inti Nusa Mandiri, 18, 157–165. https://doi.org/https://doi.org/10.33480/inti.v18i2.5056 VOL.

Baldah, A., Duarisah, A. V., & Maulana, R. A. (2023). Clustering Daerah Rawan Bencana Alam Di Indonesia Berdasarkan Provinsi Dengan Metode K-Means. 14, 31–36.

Cahyo, F. D., Ihsan, F., Roulita, R., Wijayanti, N., & Mirwanti, R. (2023). Kesiapsiagaan Bencana Gempa Bumi Dalam Keperawatan: Tinjauan Penelitian. JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang), 18(1), 87–94. https://doi.org/10.36086/jpp.v18i1.1525

Dwi Mauluda, A., Kuncoro, A. K., & Aningsih, S. (2025). Analisis Pengelompokan Gempa Bumi Di Sumatra Indonesia Menggunakan Metode K-Means, Dbscan, Agglomerative Clustering, Dan Mean Shift. JoP, 10(3), 75–86.

Febrian, R., Suyatno, R., Salsabila, S., Budiman, F., & Sudaryanto, S. (2025). ANALISIS SPASIAL BERBASIS K-MEANS RAWAN GEMPA BERDASARKAN DATA HISTORIS. RITECS (Integrative Research in Computer Science), 1(1), 108–123.

Halik, M. F. Al, & Septiana, L. (2022). Analisa Data Untuk Prediksi Daerah Rawan Bencana Alam Di Jawa Barat Menggunakan Algoritma K-Means Clustering. 6(4), 856–870. https://doi.org/10.52362/jisamar.v6i4.939

Karmanita, D., & Hendrik, B. (2023). Penerapan Metode Clustering dengan Algoritma K-Means pada Pengelompokkan Peminatan Mata Kuliah. 1(6).

Lestari, P. D., & Mulyawan. (2023). DATAMINING PADA PENJUALAN AIR BERSIH DI SPAM AKIDAH MENGGUNAKAN ALGORITMA K-MEANS CLUSTERING. 7(1), 412–416.

Maulana Kharyska Abadi, M., Anjani Arifiyanti, A., & Satria Yudha Kartika, D. (2025). Klasterisasi Kerawanan Gempa Bumi Di Indonesia Menggunakan Algoritma Invasive Weed Optimization. JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika), 9(4), 7158–7165. https://doi.org/10.36040/jati.v9i4.14460

Rahmi, P. A., Muliawati, T., & Harbowo, D. G. (2024). Analisis Pola Aktivitas Gempa Bumi di Pulau Sumatera dengan Metode K-Means Clustering dan Rantai Markov. Prosiding Seminar Nasional Sains Data, 4(1), 592–601. https://doi.org/10.33005/senada.v4i1.291

Saputra, E. A., & Nataliani, Y. (2021). Analisis Pengelompokan Data Nilai Siswa untuk Menentukan Siswa Berprestasi Menggunakan Metode Clustering K-Means. 3(3), 424–439.

Suara, M., Jati, B. L., Gufron, A., Hilmani, H., Helmalia, Fitri, N. L., & Andhia. (2023). PENANGANAN DAMPAK H + 14 PASCA BENCANA GEMPA BUMI DENGAN MASALAH KESEHATAN DI DESA MANGUN KERTA KECAMATAN CUGENANG KABUPATEN CIANJUR. 6(April), 1396–1411.

Downloads

Published

2025-12-18

How to Cite

Clustering Daerah Rawan Gempa di Pulau Jawa Berbasis Metode Algoritma K-Means. (2025). Simpatik: Jurnal Sistem Informasi Dan Informatika, 5(2), 115-122. https://doi.org/10.31294/simpatik.v5i2.11246

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.