Virtual Tour Sebagai Media Komunikasi Digital Dalam Pelayanan Museum Kehutanan Di Masa Pandemi Covid-19

Authors

  • Yulianti Fajar Wulandari Universitas Bina Sarana Informatika
  • Lymbarski Caesariano Universitas Bina Sarana Informatika
  • Murtiadi Murtiadi Universitas Bina Sarana Informatika
  • Yan Bastian

Abstract

Kasus perdana COVID-19 diumumkan Pemerintah Indonesia di pertengahan Maret 2020. Untuk memutus penyebaran virus corona, diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar. Kebijakan PSBB menghimbau semua aktifitas dilakukan dari rumah, seperti bekerja dan belajar. Museum sebagai salah satu destinasi wisata, sangat terdampak karena tidak dapat beroperasi. Sekolah pun sulit mengadakan study tour (wisata edukasi) ke museum sebagai agenda tahunan. Museum Kehutanan yang dikelola Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, berlokasi di Jakarta Pusat, turut terdampak. Museum ini menyajikan wisata edukasi lingkungan hidup dan kehutanan. Dampak pandemi terlihat dari menurunnya tingkat kunjungan, sehingga pelayanan publik tidak maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan pemanfaatan virtual tour sebagai media komunikasi digital dalam pelayanan Museum Kehutanan di masa pandemi. Penelitian dilakukan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data-data diperoleh dari hasil wawancara, pengamatan lapangan, dokumentasi foto kegiatan dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan pandemi membuat pengelola Museum Kehutanan melakukan transformasi digital dalam pelayanan publiknya. Museum Kehutanan memanfaatkan media komunikasi digital berupa virtual tour untuk memfasilitasi kunjungan sekolah ke museum secara daring. Virtual tour dilakukan dengan aplikasi zoom dan memanfaatkan media sosial untuk mempromosikannya. Hasil kuesioner yang disebar Museum Kehutanan di akhir virtual tour memperlihatkan respon positif dari para siswa dan guru yang mengikuti kegiatan tersebut.

Downloads

Published

2021-06-04

Issue

Section

Articles